Orang Tak Takut Corona Mungkin Alami Hot Hand Logical Fallacy, Apa Itu?

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Sabtu, 27 Maret 2021 | 10:35 WIB
Orang Tak Takut Corona Mungkin Alami Hot Hand Logical Fallacy, Apa Itu?
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Menurut survei kekinian Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), sebanyak 27 persen masyarakat Indonesia tidak takut virus corona penyebab sakit Covid-19

Data tersebut menuai komentar dari Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia atau PB IDI, Dr. Adib Khumaidi SpOT.

Dokter Adib menyinggung adanya kemungkinan sebuah kondisi yang dinamakan Hot Hand Logical Fallacy pada orang-orang yang tidak takut Covid-19.

Hot Hand Logical Fallacy sendiri merupakan sesat pikir atau kesalahan berpikir di mana seseorang beranggapan bahwa peluang untuk tidak tertular Covid-19 semakin membesar setiap harinya.

Ini terjadi karena selama setahun lebih pandemi Covid-19 di Indonesia, ia tidak pernah tertular meski sering beraktivitas.

Padahal penyebaran virus sudah semakin meluas dan angka kasus semakin bertambah. Keyakinan ini disebut keyakinan irasional dengan metode cocoklogi, yang malah membahayakan diri kita sendiri. 

"Seperti misalnya "ah itu sudah takdir". "Penyakit sudah takdir". Keyakinan tidak pernah tertular padahal sudah keluar rumah terus. Kalau cuma di individu it's okay. Tapi kalau ini memengaruhi publik, ini bahaya," ungkap dia dalam webinar Fakta VS Hoaks, Program Nasional dan Arah Pemulihan Daerah bersama Suara.com pada Jumat (26/3/2021).

Lebih lanjut Dr. Adib menjelaskan, hal tersebut biasanya terjadi karena ada banyak orang belum paham konteks pandemi secara epidemiologi, sains dan medis.

Mereka melakukan cocokologi berdasarkan kebetulan-kebetulan yang terjadi atas dirinya tanpa melibatkan data pandemi secara keseluruhan. Serta, belum paham konsep penularan dan infeksi Covid-19.

baca juga

Pada akhirnya, banyak kelompok yang merasa kebal, merasa peluang tertularnya kecil, yang gilirannya akan mengabaikan protokol kesehatan. Sehingga jika diabaikan akan menganggap Covid-19 sebagai konspirasi dan mengganggu program-program pemerintah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi BMJ: Tidur Cukup Turunkan Risiko Covid-19 hingga 12 Persen

Studi BMJ: Tidur Cukup Turunkan Risiko Covid-19 hingga 12 Persen

Health | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:14 WIB

Reisa Bangga Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Vaksinasi Terbanyak

Reisa Bangga Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Vaksinasi Terbanyak

News | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:15 WIB

Ribuan Pedagang Pasar Hingga Pegawai Retail di Bogor Divaksin

Ribuan Pedagang Pasar Hingga Pegawai Retail di Bogor Divaksin

Bogor | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×