Studi BMJ: Tidur Cukup Turunkan Risiko Covid-19 hingga 12 Persen

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:14 WIB
Studi BMJ: Tidur Cukup Turunkan Risiko Covid-19 hingga 12 Persen
Ilustrasi tidur. [Pexels]

Suara.com - Tidur yang cukup di malam hari dapat membantu mengekang risiko orang terkena Covid-19 atau Covid-19 parah. Hal ini dinyatakan dalam studi baru yang terbit pada jurnal BMJ Nutrition, Prevention, and Health.

Melansir dari Huffpost, studi tersebut melibatkan lebih dari 2.800 pekerja perawatan kesehatan di enam negara yang secara teratur terpapar Covid-19 dari musim semi lalu hingga musim gugur 2020 lalu. Studi ini menemukan bahwa untuk setiap jam tambahan tidur yang didapat para pekerja di malam hari, risiko mereka untuk Covid-19 turun 12 persen.

Orang berjuang dengan kelelahan memiliki risiko lebih tinggi tertular virus. Mereka juga cenderung tetap sakit untuk jangka waktu yang lebih lama.

Kurang tidur, masalah tidur yang parah, dan kelelahan mungkin menjadi faktor risiko Covid-19 pada petugas kesehatan,” kata Steven Holfinger, ahli pengobatan tidur di The Ohio State University Wexner Medical Center yang tidak mengerjakan studi baru tersebut.

Holfinger menambahkan bahwa menurutnya penelitian lebih lanjut untuk lebih mendefinisikan risiko ini akan membantu.

Sebelumnya, sebuah penelitian kecil di China menemukan bahwa orang yang tidak banyak tidur dalam seminggu sebelum mereka terjangkit Covid-19 tampaknya memiliki hasil yang lebih parah.

Para peneliti juga menjajaki kemungkinan bahwa melatonin, hormon yang memainkan peran penting dalam siklus tidur-bangun dapat membantu mencegah Covid-19. Namun investigasi tersebut tidak konklusif dan para ahli berhati-hati terhadap interpretasi yang berlebihan.

ilustrasi tidur nyenyak (Envato)
ilustrasi tidur nyenyak (Envato)

Tidur nyenyak secara teratur bukanlah hal yang diperlukan untuk mencegah Covid-19, tetapi tidur merupakan faktor penting dalam fungsi kekebalan.

"Saat tubuh kita melawan infeksi, kita melepaskan sitokin yang mendorong tidur di mana menyebabkan peningkatan tidur selama infeksi," kata Holfinger.

baca juga

“Kami berasumsi bahwa ini bermanfaat bagi sistem kekebalan kita untuk melawan infeksi, jadi hipotesis saat ini adalah bahwa tidur bermanfaat bagi kesehatan kekebalan kita," imbuhnya.

Peneliti menegaskan bahwa menghindari kurang tidur tidak hanya akan membantu sistem kekebalan tetapi juga membantu kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggal Rerumputan, Kondisi Terkini Taman Lampion di Kota Tangerang

Tinggal Rerumputan, Kondisi Terkini Taman Lampion di Kota Tangerang

Video | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:00 WIB

Norwegia Masih Tunda Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Norwegia Masih Tunda Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Sabtu, 27 Maret 2021 | 08:55 WIB

Anggota Satgas Ditangkap Gelapkan Dana COVID-19 Puluhan Juta di Tabanan

Anggota Satgas Ditangkap Gelapkan Dana COVID-19 Puluhan Juta di Tabanan

Bali | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

×