Duh, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Picu Efek Samping Ratusan Orang di Sulut

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 30 Maret 2021 | 19:54 WIB
Duh, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Picu Efek Samping Ratusan Orang di Sulut
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Sulawesi Utara sempat menyebabkan efek samping atau KIPI terhadap ratusan orang. Kebanyakan KIPI yang dialami oleh masyarakat hanya gejala ringan. 

Ketua Komnas KIPI Prof. Dr. dr. Hindra Irawan mengatakan, meski ada pula yang mengalami KIPI berat tetapi hal itu berkaitan dengan kecemasan. 

"Dari data yang masuk itu satu demi satu ternyata reaksinya termasuk ringan. Ada 4 orang yang diobservasi di mana rupanya terkait dengan kecemasan. Jadi KIPI itu tidak selalu berkaitan dengan kandungan vaksin. Namun juga bisa berkaitan dengan kecemasan, faktor psikososial," kata Hindra dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/3/2021). 

Dari laporan Komnas KIPI di daerah, hampir seluruh orang yang mengalami KIPI telah sembuh. Rata-rata efek samping yang dialami seperti menggigil, demam, hingga pegal. Selain itu, reaksi umum yang terbanyak meliputi sakit kepala, mual muntah, kesulitan bernafas.

Ilustrasi stres (pexels/@olly)
Ilustrasi kecemasan (pexels/@olly)

"Kemudian menggigil persentasenya kurang dari 1 persen dan bersifat ringan, sembuh tanpa pengobatan. Kadang ada yang memerlukan pengobatan ringan dan semuanya berhasil sembuh. Reaksi serius tentu ada, kurang dari 1 persen. Karena tenaga vaksinator telah kami lewati sehingga semua bisa tertangani dengan baik dan bisa sembuh," paparnya.

Lantaran jumlah orang yang mengalami KIPI hingga ratusan, sehingga terbit surat dari Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Utara untuk menghentikan sementara pemberian vaksin AstraZeneca.

Hindra menyampaikan, setelah itu Komnas KIPI melakukan investigasi dengan Badan POM, Kementerian Kesehatan, ITAGI, juga pakar kesehatan lainnya. Dari hasil investigasi tersebut , Komnas KIPI mengeluarkan rekomendasi bahwa vaksin AstraZeneca dapat kembali dipakai dalam program vaksinasi nasional di Sulawesi Utara.

"Rekomendasi kami vaksin yang beredar di Indonesia aman dan program imunisasi nasional vaksin covid dapat dilakukan," ucapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Lagi Vaksin yang Ada Sudah Tak Mempan Lawan Covid-19

Setahun Lagi Vaksin yang Ada Sudah Tak Mempan Lawan Covid-19

Tekno | Selasa, 30 Maret 2021 | 19:42 WIB

Sekolah Tatap Muka, Pemkot Balikpapan Genjot Program Vaksinasi untuk Guru

Sekolah Tatap Muka, Pemkot Balikpapan Genjot Program Vaksinasi untuk Guru

Kaltim | Selasa, 30 Maret 2021 | 19:38 WIB

Tepis Hoaks Vaksin Sinovac Haram, MUI Ungkap Hasil Audit Langsung ke China

Tepis Hoaks Vaksin Sinovac Haram, MUI Ungkap Hasil Audit Langsung ke China

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 18:39 WIB

Terkini

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:21 WIB

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:19 WIB

5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda

5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:18 WIB

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:15 WIB

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:12 WIB

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

×