WHO Peringatkan untuk Tak Meresepkan Ivermectin ke Pasien Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 01 April 2021 | 14:54 WIB
WHO Peringatkan untuk Tak Meresepkan Ivermectin ke Pasien Covid-19
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa ivermectin tidak boleh digunakan untuk mengobati pasien Covid-19. Penyataan tersebut dikeluarkan oleh WHO pada Rabu (31/3/2021).

Melansir dari Medical Xpress, WHO mengatakan ivermectin hanya boleh digunakan pada pasien Covid-19 dalam pengaturan uji klinis. Badan kesehatan PBB itu juga mengatakan bahwa efek ivermectin pada kematian, masuk rumah sakit, dan menyingkirkan virus dari tubuh masih minim.

"Kami merekomendasikan untuk tidak menggunakan ivermectin pada pasien dengan Covid-19 kecuali dalam konteks uji klinis. Rekomendasi ini berlaku untuk pasien dengan tingkat keparahan penyakit dan durasi gejala apapun," imbau WHO.

WHO mengamati studi yang membandingkan ivermectin dengan plasebo dan obat lain dalam 16 uji coba kontrol acak yang memeriksa 2.400 pasien.

"Kami saat ini kekurangan bukti persuasif tentang mekanisme tindakan ivermectin pada Covid-19 dan setiap manfaat klinis yang diamati tidak akan dapat dijelaskan," ujar pihak WHO.

Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

Rekomendasi WHO dipicu oleh perhatian internasional yang meningkat pada ivermectin sebagai pengobatan potensial untuk Covid-19.

Ivermectin sebelumnya telah lama digunakan untuk mengobati parasit seperti kutu di sub-Sahara Afrika. Ivermectin ini adalah salah satu dari serangkaian obat yang diuji sebagai pengobatan potensial Covid-19 sejak pandemi dimulai.

Seperti obat antimalaria hydroxychloroquine, ivermectin tersedia secara luas dan relatif murah sehingga sebelumnya banyak pihak yang mengharapkan kemanjuran ivermectin untuk Covid-19. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Singkawang Meningkat, Satgas Segera Lakukan Tracing

Kasus Covid-19 di Singkawang Meningkat, Satgas Segera Lakukan Tracing

Kalbar | Kamis, 01 April 2021 | 14:14 WIB

CDC: Virus Corona Covid-19 Jadi Penyebab Kematian Nomor 3 di 2020

CDC: Virus Corona Covid-19 Jadi Penyebab Kematian Nomor 3 di 2020

Health | Kamis, 01 April 2021 | 13:24 WIB

Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku UMKM di DKI Jakarta

Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku UMKM di DKI Jakarta

Foto | Kamis, 01 April 2021 | 13:24 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB