Kurangi Gula, Kadar Glukosa Rendah Bisa Bantu Perbaikan Otot secara Cepat?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 06 April 2021 | 13:14 WIB
Kurangi Gula, Kadar Glukosa Rendah Bisa Bantu Perbaikan Otot secara Cepat?
Ilustrasi otot lengan (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti dari Tokyo Metropolitan University menemukan pemain kunci dalam perbaikan otot, yakni sel satelit otot rangka, akan bekerja lebih baik jika tubuh memiliki kadar glukosa rendah.

Pada dasarnya, otot akan terus memperbaiki diri agar tetap dalam kondisi prima. Terutama ketika digunakan sehari-hari.

Perbaikan otot bekerja pada tingkat sel. Sel satelit otot rangka, jenis khusus dari sel induk yang berada di antara dua lapisan selubung, yakni sarcolemma dan lamina basal. Keduanya menyelubungi sel myofiber dalam serat otot individu, telah terbukti sangat penting.

Ketika sel myofiber rusak, sel satelit menjadi overdrive, berkembang biak dan akhirnya bergabung dengan sel myofiber. Ini tidak hanya membantu memperbaiki kerusakan, tetapi juga menjaga massa otot.

Studi ini mempelajari bahaimana sel-sel satelit otot rangka berkembang biak di luar tubuh, peneliti melakukannya di cawan petri.

Ilustrasi diabetes (Shutterstock)

Setelah melihat hasilnya, peneliti menemukan bahwa kadar glukosa tinggi ternyata berdampak buruk terhadap kecepatan pertumbuhan sel penting ini, lapor Medical Xpress.

Temuan tersebut berlawanan dengan keyakinan umum bahwa glukosa dianggap penting dalam pertumbuhan sel.

Tim melihat kadar glukosa rendah menghasilkan jumlah sel yang lebih banyak, dengan semua penanda biokimia untuk tingkat proliferasi sel yang lebih besar. Menjaga kadar glukosa rendah membuat peneliti mampu menghasilkan sel satelit otot rangka yang sangat murni.

Hal yang mengejutkan peneliti adalah bahwa sel perbaikan otot tersebut terlihat baik dan berkembang secara normal.

baca juga

Kesimpulannya, jenis sel induk khusus ini tampaknya memperoleh energi dari sumber yang berbeda. Studi masih berlangsung untuk menentukan bagaimana proses ini terjadi.

Peneliti juga menyebutkan bahwa studi sebelumnya menggunakan kadar gula yang setara pada penderita diabetes.

"Ini mungkin menjelaskan mengapa hilangnya massa otot terjadi pada penderita diabetes, dan mungkin memiliki implikasi tentang bagaimana kita dapat menjaga kesehatan otot lebih lama," tulis peneliti dalam laporannya yang terbit di Frontiers in Cell and Developmental Biology.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Diabetes, Ini Bahaya Konsumsi Gula Berlebih Bagi Anak

Bukan Cuma Diabetes, Ini Bahaya Konsumsi Gula Berlebih Bagi Anak

Health | Senin, 05 April 2021 | 15:35 WIB

Tak Banyak Disadari, 6 Asupan Ini Tinggi Gula dan Berefek pada Kesehatan

Tak Banyak Disadari, 6 Asupan Ini Tinggi Gula dan Berefek pada Kesehatan

Health | Minggu, 04 April 2021 | 18:22 WIB

Bulog Tambah 500 Ton Gula untuk Kebutuhan Ramadan di Sumut

Bulog Tambah 500 Ton Gula untuk Kebutuhan Ramadan di Sumut

Sumut | Selasa, 30 Maret 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×