Canggih! Kini Uji Masker Buatan UMKM Lokal Bisa di Laboratorium ITB

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 08 April 2021 | 07:10 WIB
Canggih! Kini Uji Masker Buatan UMKM Lokal Bisa di Laboratorium ITB
Mantap! Kini Uji Masker Buatan UMKM Lokal Bisa di Laboratorium ITB. (Dok: Humas ITB)

Suara.com - Saat pandemi Covid-19, masker adalah benda vital yang harus selalu digunakan saat keluar rumah untuk mengurangi risiko penularan. Namun jika kualitas masker yang digunakan buruk, maka risiko terpapar virus jadi semakin besar. 

Beruntungnya, kini para produsen masker bisa menguji kualitas masker medis di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Laboratorium Kualitas Udara (LKU), Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL).

"Kita Kami mencoba untuk berkontribusi pada proses standarisasi masker. Kita Pengujian masker ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh LKU FTSL ITB," ujar Kepala Laboratorium Kualitas Udara FTSL ITB, Dr. Ir. Adyati Pradini Yudison, berdasarkan siaran pers ITB kepada suara.com, Rabu (7/4/2021).

Salah satu yang patut diacungi jempol, ternyata alat uji masker ini dirakit sendiri oleh peneliti ITB sekaligus Manajer Teknis di LKU, Ir. Haryo Satriyo Tomo, S.T., M.T,  yang mengaku sedang menunggu hasil pengajuan proses akreditasi parameter uji masker buatannya.

Mantap! Kini Uji Masker Buatan UMKM Lokal Bisa di Laboratorium ITB. (Dok: Humas ITB)
Mantap! Kini Uji Masker Buatan UMKM Lokal Bisa di Laboratorium ITB. (Dok: Humas ITB)

Terdapat 3 parameter pada pengujian masker di LKU ITB ini, yaitu pertama uji efektivitas filtrasi bakteri (BFE) untuk mengetahui sejauh mana masker menyaring bakteri dan mikroorganisme lainnya.

Kedua, pengujian efektivitas filtrasi partikel (PFE) untuk mengetahui daya saring partikel. Ketiga, pengujian daya tekan (untuk mengetahui sejauh mana masker nyaman digunakan dan tidak membuat sulit bernapas). 

Meski akreditasi sedang diproses, namun sudah banyak perusahaan yang mengajukan permintaan pengujian dari dalam negeri.

"Apabila tidak sesuai dengan standar, banyak perusahaan meningkatkan kualitasnya dan melakukan pengujian kembali. Saya rasa keberadaan alat pengujian masker ini sangatlah berkontribusi pada pencegahan penyebaran Covid-19," terang Haryo.

Tidak hanya produsen masker kelas atas, pengujian masker di LKU ITB ini juga terbuka untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memeriksakan produk masker buatannya, agar kualitas produk lokal lebih terjamin.

baca juga

Bahkan lab uji masker ini pernah jadi andalan untuk menguji masker dari tim Satgas Covid-19, saat menjalankan program bagi-bagi masker untuk masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Ada Masker Medis Palsu Beredar, Begini Cara Mengenalinya

Waduh! Ada Masker Medis Palsu Beredar, Begini Cara Mengenalinya

Jatim | Rabu, 07 April 2021 | 15:34 WIB

Para Pedagang Tak Pakai Masker, Pemprov Kepri Upayakan Masker Gratis Rutin

Para Pedagang Tak Pakai Masker, Pemprov Kepri Upayakan Masker Gratis Rutin

Batam | Rabu, 07 April 2021 | 15:29 WIB

Masker Medis Rentan Dipalsukan, Dinkes Balikpapan Bakal Gelar Razia

Masker Medis Rentan Dipalsukan, Dinkes Balikpapan Bakal Gelar Razia

Kaltim | Rabu, 07 April 2021 | 14:14 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×