Ada Varian Baru, Pasien Perawatan Intensif Anak Muda di Brasil Meningkat

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 12 April 2021 | 08:16 WIB
Ada Varian Baru, Pasien Perawatan Intensif Anak Muda di Brasil Meningkat
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Varian baru virus corona yang beredar di Brasil menunjukkan perubahan pola pasien Covid-19. Kini jumlah pasien yang berada dalam perawatan intensif di negara tesebut adalah orang muda di bawah 40 tahun.

Melansir dari Medical Xpress, jumlah pasien Covid-19 di bawah 40 tahun dalam perawatan intensif di Brasil melampaui kelompok yang lebih tua bulan lalu. Peningkatan kasus terjadi di tengah lonjakan varian baru virus corona.

Peningkatan pasien usia muda yang harus menjalani perawatan intensif naik drastis, yakni 11.000 atau 52,2 persen dari total pasien. Naik 14,6 persen dari total pasien ICU di awal pandemi dan sekitar 45 persen dari September hingga Februari.

"Sebelumnya, ini (orang muda) adalah populasi yang biasanya hanya akan mengembangkan bentuk penyakit yang tidak terlalu parah dan tidak memerlukan perawatan intensif. Jadi peningkatan untuk kelompok usia ini sangat signifikan," kata Dr. Ederlon Rezende, koordinator proyek inisiatif dari Asosiasi Pengobatan Intensif Brasil (AMIB).

Dia mengatakan berbagai faktor dapat mendorong peningkatan tersebut. Pasien berusia di atas 80 tahun turun dari 13,6 persen menjadi 7,8 persen dari total ICU Brasil pada bulan Maret sebagian besar karena telah divaksinasi.

Kaum muda juga lebih mungkin terpapar virus, baik karena mereka harus meninggalkan rumah untuk bekerja atau percaya bahwa mereka kurang rentan. Faktor lain mungkin adalah varian baru Brasil yang dikenal sebagai P1. Menurut para ahli, varian ini ikut bertanggung jawab atas meningkatnya jumlah kematian Covid-19 di negara itu pada bulan Maret.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

"Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa P1 yang dapat menginfeksi kembali orang-orang yang pernah memiliki jenis virus asli, mungkin juga lebih ganas," kata Rezende.

"Para pasien yang tiba di ICU sekarang berusia lebih muda, tidak memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya dan mengembangkan kasus virus yang lebih parah" imbuhnya.

Jumlah pasien ICU tanpa kondisi yang sudah ada sebelumnya meningkat hampir sepertiga di bulan Maret, menjadi 30,3 persen dari total pasien. Dan proporsi pasien yang memakai ventilator mencapai rekor pandemi, yakni meningkat 58,1 persen pada Maret.

baca juga

Covid-19 sendiri telah merenggut total 351.000 nyawa di negara berpenduduk 212 juta orang tersebut, jumlah kematian terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Covid-19 Usia Muda Meninggal Dunia, Kasus Pertama di Kota Balikpapan

Korban Covid-19 Usia Muda Meninggal Dunia, Kasus Pertama di Kota Balikpapan

Kaltim | Senin, 12 April 2021 | 07:25 WIB

Pemkot Batam Izinkan Jamaah Salat Tarawih, Tausiyah Hanya 15 Menit

Pemkot Batam Izinkan Jamaah Salat Tarawih, Tausiyah Hanya 15 Menit

Batam | Senin, 12 April 2021 | 07:15 WIB

Para Ibu di AS Mencari ASI yang Mengandung Antibodi Covid-19 untuk Bayinya

Para Ibu di AS Mencari ASI yang Mengandung Antibodi Covid-19 untuk Bayinya

Health | Minggu, 11 April 2021 | 22:31 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×