Ahli Virologi: Vaksin AstraZeneca Tak Ampuh Lawan Varian Afrika Selatan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 14 April 2021 | 14:16 WIB
Ahli Virologi: Vaksin AstraZeneca Tak Ampuh Lawan Varian Afrika Selatan
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin AstraZeneca (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Varian virus corona Afrika Selatan salah satu jenis yang paling mengkhawatirkan. Dr Julian Tang, ahli virologi klinis di Universitas Leicester pun mengeluarkan peringatan tentang vaksin AstraZeneca kurang efektif melindungi diri dari varian virus corona Afrika Selatan.

Dr Tang mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca tidak menunjukkan adanya perlindungan yang baik untuk varian virus corona Afrika Selatan. Karena, varian virus corona itu mengandung beberapa hal yang kebal dari vaksin.

Varian virus corona Afrika Selatan juga dikenal sebagai B.1.351, yang berbagi beberapa mutasi sama dengan varian virus corona Inggris dan Brasil.

Penelitianjuga menemukan vaksin AstraZeneca menjadi kurang bekerja efektif lagi jika dihadapkan dengan varian virus corona Covid-19 lainnya atau mungkin yang akan bermunculan.

Sebuah penelitian kecil pada 2.000 orang di Afrika Selatan, telah menunjukkan bahwa vaksin AstraZeneca menawarkan perlindungan minuman terhadap kasus ringan infeksi varian virus corona Afrika Selatan.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Tapi dilansir dari Express, vaksin AstraZeneca itu cenderung mampu mengurangi kasus parah dan kematian akibat virus corona Covid-19. Hasil ini diperoleh dari data orang-orang usia 31 tahun yang menunjukkan perlindungan hanya 10 persen setelah vaksin.

Penelitian itu tidak bisa menemukan vaksin AstraZeneca bisa melindungi orang-orang dari infeksi serius dan rawat inap atau tidak. Sebab, para peserta yang terlibat termasuk golongan berisiko terinfeksi virus corona Covid-19.

Meski begitu, Penelitian di tempat lain menunjukkan bahwa vaksin masih membantu mengurangi kasus infeksi parah dan kematian akibat virus corona Afrika Selatan.

Di Inggris sendiri, sudah ada 44 kasus tambahan virus corona Covid-19 dan 30 di antaranya kemungkinan infeksi varian baru virus corona Afrika Selatan.

baca juga

Karena itu, semua orang tetap disarankan berhati-hati, menjaga jarak dan memakai masker ketika berada di ruang umum atau ruang tertutup bersama orang yang belum suntik vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Vaksin Covid-19, Apakah Tetap akan Menularkan Virus saat Terinfeksi?

Sudah Vaksin Covid-19, Apakah Tetap akan Menularkan Virus saat Terinfeksi?

Health | Rabu, 14 April 2021 | 13:57 WIB

Kasus Pembekuan Darah, AS hingga Uni Eropa Setop Vaksin Johnson & Johnson

Kasus Pembekuan Darah, AS hingga Uni Eropa Setop Vaksin Johnson & Johnson

News | Rabu, 14 April 2021 | 13:01 WIB

Pemprov DKI Targetkan 95 Persen Lansia Sudah Divaksin Sebelum Idul Fitri

Pemprov DKI Targetkan 95 Persen Lansia Sudah Divaksin Sebelum Idul Fitri

Foto | Rabu, 14 April 2021 | 12:41 WIB

Terkini

Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan

Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Media Belanda Bongkar Efek Dahsyat Ole Romeny dan Justin Hubner, Fortuna Sittard Ketiban Berkah

Media Belanda Bongkar Efek Dahsyat Ole Romeny dan Justin Hubner, Fortuna Sittard Ketiban Berkah

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?

Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:36 WIB

DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis

DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan

Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres

Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk

Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:25 WIB

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar

Jabar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya

Demi Putranya yang Autisme, Ibu ini Membuat Tato Keyboard di Tangannya

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:20 WIB

×