Meroket Lagi! Kasus Covid-19 di India Tembus 217 ribu Dalam Sehari

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 16 April 2021 | 13:05 WIB
Meroket Lagi! Kasus Covid-19 di India Tembus 217 ribu Dalam Sehari
Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]

Suara.com - Kasus harian Covid-19 di India kembali mencatat rekor mengerikan. India melaporkan 2.17.353 kasus Covid-19 baru dan 1.185 kematian pada hari Kamis.

Sebanyak 118 ribu orang dipulangkan pada siang hari, data kementerian kesehatan menunjukkan. Demikian seperti dilansir dari Business Today India.

Peningkatan tajam kasus virus coronatelah menempatkan India di antara dua negara paling terpengaruh.

Saat penghitungan Covid-19 India melewati angka seratus ribu selama lebih dari seminggu.

Ilustrasi pasien di India. [Money SHARMA / AFP]
Ilustrasi pasien di India. [Money SHARMA / AFP]

Total kasus mencapai hampir 14,3 juta, kedua setelah Amerika Serikat yang telah melaporkan lebih dari 31 juta infeksi.

Kematian India akibat Covid-19 naik 1.185 menjadi total 174.308, data menunjukkan.

Dampak lonjakan penularan virus tersebut, banyak rumah sakit di India dilaporkan penuh. Bahkan beberapa warga bergegas untuk mengamankan tempat tidur di rumah sakit bagi kerabat yang terkena virus corona.

Penularan infeksi baru itu berpusat di negara bagian Maharashtra. Maharashtra telah memulai pembatasan wilayah dengan menerapkan jam malam untuk mengendalikan penyebaran infeksi.

Pemerintah setempat menyalahkan lonjakan kasus meluas karena masyarakat tidak patuh dengan protokol kesehatan untuk menjaga jarak fisik dan penggunaan masker.

baca juga

"Situasinya mengerikan. Kami adalah rumah sakit dengan 900 tempat tidur, tetapi ada sekitar 60 pasien yang menunggu dan kami tidak memiliki tempat untuk mereka," kata Avinash Gawande, seorang pejabat rumah sakit pemerintah di kota industri Nagpur, dikutip dri Channel News Asia.

Saat infeksi meningkat, dokter memperingatkan lonjakan itu bisa lebih mematikan daripada pandemi tahun lalu.

"Virus ini lebih menular dan ganas. Kami memiliki 35 tahun dengan pneumonia dalam perawatan intensif, yang tidak terjadi tahun lalu," kata dokter anak Dhiren Gupta, di Rumah Sakit Sir Ganga Ram.

Lantaran banyaknya pasien, sejumlahbrumah sakitbtelah kekurangan oksigen. Pasokan oksigen, yang sangat penting untuk mengatasi kesulitan bernapas, menipis di tempat-tempat seperti Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi.

"Jika kondisi seperti itu terus berlanjut, jumlah korban tewas akan meningkat," kata kepala badan medis di kota industri negara bagian Ahmedabad kepada menteri utamanya dalam sebuah surat.

Meskipun menyuntikkan vaksin Covid telah diberikan sekitar 113 juta dosis, angka tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat dan China, tetapi India hanya mencakup sebagian kecil dari 1,4 miliar penduduknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maksa Mudik, Awas Bikin Kasus Covid-19 Melonjak

Maksa Mudik, Awas Bikin Kasus Covid-19 Melonjak

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 12:10 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Infeksi di India Lebih Parah dari Tahun Lalu

Update Covid-19 Global: Angka Infeksi di India Lebih Parah dari Tahun Lalu

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 10:48 WIB

Kasus Covid-19 Global Melonjak, Satgas RI Soroti Kinerja Pemerintah India

Kasus Covid-19 Global Melonjak, Satgas RI Soroti Kinerja Pemerintah India

News | Jum'at, 16 April 2021 | 09:06 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×