Sering Mendadak Tersentak saat Tidur Nyenyak? Mungkin Ini Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 21 April 2021 | 15:07 WIB
Sering Mendadak Tersentak saat Tidur Nyenyak? Mungkin Ini Penyebabnya!
Ilustrasi tidur. [Pexels]

Suara.com - Anda pasti pernah tersentak dalam kondisi sedang tidur nyenyak. Kemudian, Anda terbangun karena gerakan otot mendadak, mengalami kedutan kecil hingga kejang.

Dalam kondisi tersebut, biasanya orang langsung duduk tegak di tempat tidur karena gerakan tubuh mendadak. Tapi, biasanya Anda bisa langsung tertidur kembali.

Meskipun kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama dan tidak terus-menerus terjadi setiap kali tidur nyenyak, Anda mungkin penasaran penyebab tubuh mendadak tersentak ketika tidur nyenyak.

Sebelumnya, Anda perlu memahami penyebab Anda tidak bergerak selama tidur secara normal. Karena, otak melepaskan bahan kimia untuk mematikan sel yang memungkinkan otot aktif ketika tidur.

Jadi, otot-otot tubuh Anda tetap dalam kondisi tidak bergerak meski otak sedang aktif bekerja. Berikut ini dilansir dari Bright Side, empat hal yang menyebabkan seseorang tersentak selama tidur.

Ilustrasi tidur nyenyak (Pixabay/xiangying_xu)
Ilustrasi tidur nyenyak (Pixabay/xiangying_xu)

1. Transisi antara kesadaran dan tidur

Ada 2 sistem utama yang mengontrol kehidupan. Pertamanya disebut sistem pengaktifan retikuler yang merupakan bagian untuk mengatur proses fisiologis dasar, seperti sistem pernapasan. Sistem ini berada dalam kekuatan penuh ketika kita terbangun.

Sedangkan, sistem yang berlawanan dengan ini adalah nukelus preoptik ventrolateral yang mendorong rasa kantuk. Bagian otak ini melepaskan zat kimia yang mematikan kemampuan tubuh untuk menggerakkan otot.

Saat Anda mencoba tertidur, otak akan mengalihkan sistem ini dari kondisi kesadaran ke kondisi mengantuk, Tapi, sistem ini bagaikan tombol "on dan off" yang bisa sewaktu-waktu membuat Anda terbangun karena merasa tersentak.

2. Otak berjuang mengontrol dunia nyata dan mimpi

Transisi antara kesadaran dan tidur atau sebaliknya ini bisa juga terjadi tidak mulur. Saat ada kesalahan, otak akan berjuang untuk mengontrol antara dua nyata dan dunia mimpi Anda.

Misalnya ketika Anda bermimpi sedang menendang bola, Anda tiba-tiba bisa menggerakkan kaki seperti sedang menendang dalam kondisi masih tertidur. Tendangan kaki Anda yang mungkin mengenai pasangan atau benda di sekitar inilah yang akan membangunkan Anda.

3. Refleks primata

Penyebab lain seseorang mendadak terbangun karena tersentak dari tidurnya adalah refleks primata kuno, yang memperingatkan Anda jangan mengendurkan otot ketika tidur.

Tapi pada dasarnya, otak salah mengartikan relaksasi sebagai tanda bahwa Anda yang sedang tidur jatuh dari pohon atau suatu tempat dan menyebabkan otot bereaksi dengan cepat sebagai sistem peringatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pola Tidur Terganggu Mengurangi Manfaat Puasa Ramadhan

Studi: Pola Tidur Terganggu Mengurangi Manfaat Puasa Ramadhan

Health | Rabu, 21 April 2021 | 11:25 WIB

4 Cara Menghilangkan Mata Panda Paling Mudah dan Efektif

4 Cara Menghilangkan Mata Panda Paling Mudah dan Efektif

Lifestyle | Rabu, 21 April 2021 | 07:14 WIB

Wanita yang Terbangun di Malam Hari Berisiko Meninggal Muda, Kok Bisa?

Wanita yang Terbangun di Malam Hari Berisiko Meninggal Muda, Kok Bisa?

Health | Selasa, 20 April 2021 | 12:11 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB