Array

Sering Disangka Alergi, Wajah Bengkak Kaya Ini Ternyata Tanda Kanker Paru

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 21 April 2021 | 16:50 WIB
Sering Disangka Alergi, Wajah Bengkak Kaya Ini Ternyata Tanda Kanker Paru
Ilustrasi Pembengkakan wajah. (Elements Envanto)

Suara.com - Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dan serius. Orang dengan kanker stadium lanjut mungkin melihat pembengkakan di wajah atau leher.

Menurut Cancer Research UK, ini disebut obstruksi vena cava superior (SVCO). Seperti yang dijelaskan Macmillan UK, vena cava superior (SVC) adalah vena besar di tengah dada.

Ini membawa darah dari tubuh bagian atas ke jantung. Jika kanker menekan SVC, itu dapat menghalangi aliran darah di sepanjang vena ini.

"SVCO biasanya disebabkan oleh kanker paru-paru di dekat pembuluh darah ini dan lebih jarang jenis kanker lainnya," demikian menurut Macmillan UK.

Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

Badan itu melanjutkan bahwa, SVCO membutuhkan perhatian medis segera. Gejala berkurang dengan oksigen dan obat yang berbeda, kata badan amal itu.

Seorang yang mengalmainya mungkin diberi steroid untuk mengurangi pembengkakan. Perawatan akan tergantung pada situasi.

Dokter mungkin menggunakan radioterapi untuk mengecilkan kanker atau memberi Anda kemoterapi. Mereka mungkin memasang selang kecil (stent) ke dalam vena agar tetap terbuka.

Seperti yang dijelaskan Roy Castle Lung Cancer Foundation (RCLCF), banyak orang akan mengira wajah bengkak adalah tanda reaksi alergi.

"Namun, pembengkakan pada wajah bisa disebabkan oleh obstruksi vena cava superior, yang biasanya disebabkan oleh kanker paru-paru," jelas badan kesehatan tersebut.

Baca Juga: Peneliti Sebut Vaksinasi COVID-19 Pada Pasien Kanker Tak Efektif

Vena kava superior adalah vena besar di dada - membawa darah dari bagian atas tubuh ke jantung.

Menurut RCLCF, obstruksi vena kava superior terjadi ketika ada sesuatu yang menghentikan aliran darah.

Gejala SVCO lainnya mungkin termasuk:

  • Perasaan penuh di wajah saat membungkuk
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan di tangan, dan pembuluh darah di dada seseorang
  • Merasa pusing
  • Perubahan penglihatan seseorang.

Menurut NHS, Anda harus menemui dokter umum jika Anda memiliki gejala kanker paru-paru, seperti sesak napas atau batuk terus-menerus.

Seperti yang dijelaskan oleh badan kesehatan, dokter umum akan menanyakan tentang kesehatan Anda secara umum dan gejala Anda.

"Mereka mungkin memeriksa Anda dan meminta Anda bernapas ke dalam alat yang disebut spirometer, yang mengukur berapa banyak udara yang Anda hirup dan hembuskan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI