Peneliti Sebut Vaksinasi COVID-19 Pada Pasien Kanker Tak Efektif

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 19 April 2021 | 15:05 WIB
Peneliti Sebut Vaksinasi COVID-19 Pada Pasien Kanker Tak Efektif
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Pasien kanker tidak akan sepenuhnya mendapat manfaat dari vaksinasi Covid-19. Para ahli menemukan fakta bahwa vaksinasi belum sepenuhnya efektif untuk orang yang menjalani pengobatan kanker.

Melansir dari The Health Site, dua penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Blood menemukan bahwa vaksin COVID-19 sebanyak dua dosis mRNA belum efektif bagi orang yang menjalani pengobatan kanker darah.

Hasil, vaksin mRNA juga belum menunjukkan kemanjuran pada orang dengan penyakit leukemia limfositik kronis (CLL) dan kanker multiple myeloma.

Penyakit leukimia limfositik kronis sendiri menjadi jenis penyakit paling umum yang menyerang orang dewasa, yang merupakan jenis kanker darah dan sumsum tulang.

Sementara kanker multiple myeloma merupakan kanker sel plasma, yang menghasilkan antibodi pada sel darah putih.

Meski begitu, Associate Professor Yair Herishanu dari Tel Aviv Sourasky Medical Center Israel, mengatakan pasie leukemia limfositik kronis harus tetap mendapat vaksin.

"Meski tingkat respon belum optimal, pasien leukemia limfositik kronis perlu menadapatkan vaksin, ini lebih baik sebelum menjalani pengobatan," ungkapnya.

Untuk sampai pada keputusan tersebut, peneliti menganalisis 167 pasien dengan penyakit leukemia limfositik kronis dan 53 orang sehat. Kedua kelompok tersebut menerima dua dosis vaksin mRNA.

Hasilnya ditemukan orang-orang yang menjalani pengobatan kanker hanya memberi respon kekebalan sebesar 16 persen.

baca juga

"Secara keseluruhan, tingkat respon vaksin secara signifikan lebih rendah dari populasi umum lainnya. Kemungkinan besar, kanker ini juga dikaitkan dengan pengobatan tertentu," ungkap Yair Herishanu.

Ia mengatakan, pasien leukimia limfositik kronis memiliki antibodi yang lebih rendah, dengan intensitas respon yang juga rendah.

Selain itu, pasien multiple myeloma pada lanjut usia menunjukkan 20,6 persen antibodi penawar, setelah mendapat dosis pertama dari vaksin mRNA.

Sebelum mendapat vaksinasi COVID-19 bagi orang yang memiliki kanker, perlu juga untuk konsultasi ke dokter sebelum ambil tindakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikbud Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Seniman dan Budayawan

Mendikbud Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Seniman dan Budayawan

News | Senin, 19 April 2021 | 14:37 WIB

Pesan Jokowi Usai Tinjau Vaksinasi Massal Para Seniman dan Budayawan

Pesan Jokowi Usai Tinjau Vaksinasi Massal Para Seniman dan Budayawan

News | Senin, 19 April 2021 | 11:07 WIB

Ingat, Dokter Tegaskan Puasa Tak Pengaruhi Efektivitas Vaksinasi COVID-19

Ingat, Dokter Tegaskan Puasa Tak Pengaruhi Efektivitas Vaksinasi COVID-19

Health | Senin, 19 April 2021 | 10:29 WIB

Terkini

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

×