Sekarang Anak Lebih Berisiko Terkena Virus Corona, Waspadai 2 Kondisi Ini

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 22 April 2021 | 12:08 WIB
Sekarang Anak Lebih Berisiko Terkena Virus Corona, Waspadai 2 Kondisi Ini
Ilustrasi Anak-Anak. (pexels/@samerdaboul)

Suara.com - Sejak terjadinya gelombang kedua dan munculnya berbagai macam varian baru virus corona Covid-19, anak-anak dan orang usia muda menjadi kelompok yang dianggap paling berisiko daripada sebelumnya.

Di India sendiri, anak-anak dianggap sebagai penyebar virus corona Covid-19. Sebuah laporan pun mengungkapkan bahwa banyak anak usia 0 hingga 19 tahun dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19.

Dr Arun Shah, dokter anak senior, MD DCH FRCP FIMSA FIAP FNNF FIAMS, Presiden IAP Bihar 2018 pun telah menjelaskan bahwa pandemi virus corona 2020 dan 2021 sekarang ini cukup berbeda. Pada tahun ini, sebagian besar anak-anak dan orang usia muda sangat berisiko terinfeksi dibandingkan gelombang pertama pandemi.

Saat ini, virus dipercaya memiliki kemampuan melekat yang lebih tinggi dan anak-anak menjadi sasaran utamanya. Bahkan Dr Arun sering mendapatkan pasien anak-anak yang menunjukkan gejala virus corona Covid-19.

Beberapa gejala virus corona Covid-19 yang terlihat pada anak-anak, termasuk demam tinggi, diare, nyeri perut, kelelahan dan lemas. Tapi yang mengejutkan adalah terkadang anak terbukti positif Covid-19 secara klinis, Sedangkan laporan RT-PCR justru negatif.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Dr. Preetha Joshi, Konsultan, Neonatal, Pediatric dan Cardiac Intensivist, Rumah Sakit Kokilaben Dhirubhai Ambani (KDAH) pun menyarankan semua orang harus mewaspadai gejala virus corona Covid-19 pada anak, terutama bagi orangtua yang memiliki anak di rumah.

Jika anak mengalami demam dan anggota keluarga lainnya tidak memiliki gejala apapun, maka orangtua harus berasumsi bahwa anak tersebut positif Covid-19. Sedangkan orangtua atau anggota keluarga yang tidak menunjukkan gejala kala itu adalah infeksi yang paling umum.

Mulailah mengobati anak dari demam dengan obat antivirus, seperti parasetamol. Jika demam anak berlanjut sampai lebih dari 2 hari, maka anak harus melakukan tes RT-PCR atau usap hidung.

Saat ini dilansir dari Times of India, gejala virus corona yang paling terlihat pada anak adalah pilek dan batuk. Sedangkan, gejala lainnya adalah sakit perut. Jagalah tubuh anak tetap terhidrasi untuk membantu meringankan gejalanya.

baca juga

Adapun dua tanda infeksi virus corona Covid-19 yang harus diwaspadai dan butuh penanganan medis segera, termasuk:

1. Anak positif Covid-19, karena ada anggota keluarga yang positif Covid-19 sehingga kondisi ini disebut Covid-19 akut atau anak itu baru terinfeksi virus corona.

Pada kasus ini, biasanya anak mengalami batuk dan pilek. Tapi, anak-anak dengan penyakit penyerta bisa mengembangkan gejala yang lebih parah, seperti sesak napas sehingga butuh rawat inap.

2. Gejala terlihat 4 minggu setelah anak tertular virus corona atau ada anggota keluarga yang positif Covid-19. Kondisi ini disebut sindrom Kawasaki, yang menyebabkan munculnya ruam, demam, kemerahan pada mata, lidah, tangan dan kaki.

Pantau kesehatan anak selama sebulan, karena sindrom ini berbahaya dan segera cari bantuan medis bila anak mengalami gejala sindrom Kawasaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan

Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:57 WIB

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan

Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:30 WIB

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Foto | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:00 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kisah Anak-anak di Wae Moto: Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah

Kisah Anak-anak di Wae Moto: Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:00 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Terkini

Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA

Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:49 WIB

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia

Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam

Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki

Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:36 WIB

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:29 WIB

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

×