Array

Atta Halilintar Positif Covid-19 Kedua Kali, Berapa Lama Antibodi Bertahan?

Jum'at, 23 April 2021 | 08:21 WIB
Atta Halilintar Positif Covid-19 Kedua Kali, Berapa Lama Antibodi Bertahan?
Atta Halilintar Positif Covid-19.[Instagram/@attahalilintar]

Suara.com - Atta Halilintar terkejut ketika melihat hasil swab test miliknya menunjukkan positif virus corona Covid-19 kedua kalinya. Padahal ia sempat mengira istrinya, Aurel Hermansyah yang sedang terinfeksi virus corona Covid-19.

Sebab, belakangan Aurel justru yang mengalami gejala demam dan bindeng. Meski begitu, Aurel tetap melakukan isolasi selama 5 hari karena berinteraksi intens dengan Atta Halilintar.

"YA ALLAH Shock!! aku Positif C0V1D-19 lagi untuk kedua kalinya.. setelah swab test untuk besok kerja terbang ke solo.. ternyata hasilnya positif," tulis Atta Halilintar dalam unggahan Instagramnya.

Infeksi ulang virus corona Covid-19 seperti Atta Halilintar memang masih menimbulkan banyak tanya. Secara teori, antibodi yang terbentuk setelah sembuh dari virus corona Covid-19 harusnya masih bertahan dalam tubuh sehingga seseorang akan lebih kebal terhadap infeksi kedua.

Tetapi, lamanya antibodi ini bertahan di dalam tubuh dan kemampuannya melindungi tubuh dari infeksi ulang masih belum dipahami.

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah [Instagram/@aurelie.hermansyah]
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah [Instagram/@aurelie.hermansyah]

Peneliti dari Oxford University dilansir dari Hellosehat, mengatakan pasien sembuh dari virus corona akan kebal terhadap infeksi ulang setidaknya selama 6 bulan. Temuan ini mereka peroleh dari hasil pengamatan pada kasus infeksi ulang yang sudah terjadi.

"Kami yakin kebanyakan orang yang sudah sembuh dari virus corona tidak akan tertular lagi setidaknya dalam jangka pendek," kata David Eyre, profesor di Oxford University.

Studi ini pun disebut sebagai langkah penting dalam memahami antibodi Covid-19 pada pasien yang berhasil sembuh. Peneliti juga mengklaim studi ini merupakan penelitian berskala besar pertama tentang seberapa besar antibodi alami terhadap Covid-19.

Studi ini berlangsung selama April hingga November 2020 yang mengamati 12.180 petugas medis di Rumah Sakit Universitas Oxford. Sebelumnya, para peserta melakukan tes untuk mendeteksi antibodi Covid-19 yang menandakan dirinya pernah terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Atta Halilintar Positif Virus Corona Covid-19 Kedua Kalinya, Kok Bisa?

Total ada 1.246 orang yang memiliki antibodi Covid-19 dan 11.052 orang tidak memilikinya sama sekali. Pada peserta yang memiliki antibodi, tak ada satupun mengalami infeksi ulang selama periode 8 bulan.

Sedangkan pada kelompok orang yang belum memiliki antibodi Covid-19, ada 89 di antaranya yang kembali terinfeksi ulang virus corona Covid-19 dan bergejala..

Studi ini memang belum memberikan cukup bukti data yang menilai kekebalan Covid-19 bisa bertahan 6 bulan. Tapi, studi ini meyakini bahwa orang yang terinfeksi ulang, tidak akan mengalami gejala yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI