Atasi Indra Penciuman yang Hilang akibat Covid-19, Coba Pelatihan Bau Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 24 April 2021 | 12:45 WIB
Atasi Indra Penciuman yang Hilang akibat Covid-19, Coba Pelatihan Bau Ini!
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Beberapa pasien virus corona Covid-19 yang sudah sembuh masih berjuang mendapatkan kembali indra penciuman mereka. Para peneliti pun menyarankan orang dengan kondisi ini melakukan pelatihan penciuman daripada mengobatinya dengan krim steroid.

Pelatihan penciuman ini melibatkan metode mengendus bau yang berbeda selama beberapa bulan untuk melatih otak mengenali bau yang berbeda-beda tersebut.

Sekelompok pakar internasional mengatakan pelatihan penciuman itu murah dan sederhana. Berbeda dengan pengobatan steroid, metode pengobatan ini bebas dari potensi efek samping.

Seperti yang kita tahu, hilangnya indra penciuman adalah salah satu gejala utama infeksi virus corona Covid-19 bersamaan dengan demam dan batuk terus-menerus.

Dalam kebanyakan kasus, hilangnya indra penciuman akan kembali relative cepat setelah infeksinya berlalu. Tapi, sekitar satu dari lima orang melaporkan bahwa mereka masih kehilangan indra penciumannya selama 8 minggu setelah jatuh sakit.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Salah satu pengobatan yang telah diresepkan dokter adalah rangkaian obat yang dikenal sebagai kortikosteroid, obat untuk menurunkan peradangan dalam tubuh dan sudah digunakan untuk mengatasi asma.

Tetapi Prof Carl Philpott, dari Fakultas Kedokteran Norwich University of East Anglia, yang meninjau bukti terkini mengatakan hanya ada sedikit bukti bahwa kortikosteroid akan membantu menghilangkan bau.

"Karena obat-obatan itu memiliki potensi efek samping yang merugikan, saran kami adalah obat itu tidak boleh diresepkan sebagai pengobatan untuk menghilangkan bau pasca terinfeksi virus," kata Prof Cral dikutip dari BBC.

Untungnya, kebanyakan orang yang kehilangan bau akibat virus corona Covid-19 akan mendapatkan kembali indra penciumannya secara spontan. Efek samping steroid termasuk retensi cairan, tekanan darah tinggi, dan masalah dengan perubahan suasana hati serta perilaku.

baca juga

Sebaliknya, para peneliti melalui makalah dalam jurnal International Forum of Allergy & Rhinology, menyarankan pelatihan penciuman. Pelatihan ini dilakukan dengan cara mengendus 4 bau yang berbeda, berbau khas, mudah dikenali dan familiar, seperti jeruk, mint, bawang putih atau kopi selama 2 kali sehari selama beberapa bulan.

Prof Philpott mengatakan penelitian menunjukkan bahwa 90 persen orang pulih sepenuhnya dari indra penciuman yang hilang setelah 6 bulan.

Jika tak kembali, pelatihan penciuman bisa membantu indra penciuman kembali seperti semula. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu pemulihan berdasarkan neuroplastisitas, yakni kemampuan otak untuk mengatur ulang dirinya sendiri yang mengimbangi perubahan atau cedera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Baru, Manusia Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19 ke Kucing!

Bukti Baru, Manusia Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19 ke Kucing!

Health | Sabtu, 24 April 2021 | 09:02 WIB

Virus Corona Meledak, DPR Minta Pemerintah Tolak Kedatangan WN India

Virus Corona Meledak, DPR Minta Pemerintah Tolak Kedatangan WN India

News | Jum'at, 23 April 2021 | 12:43 WIB

Penumpang Asal India Diawasi Ketat di Bandara Soetta

Penumpang Asal India Diawasi Ketat di Bandara Soetta

Bisnis | Jum'at, 23 April 2021 | 11:43 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×