Tsunami Covid-19 India: Bangsal Makin Penuh, Api Kremasi Membumbung Tinggi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 27 April 2021 | 10:10 WIB
Tsunami Covid-19 India: Bangsal Makin Penuh, Api Kremasi Membumbung Tinggi
Tingginya angka kematian per hari akibat Covid-19 di India. [Sanjay Kanojia/AFP]

Suara.com - Lonjakan kasus positif Covid-19 di India menyebabkan tenaga medis rumah sakit kewalahan bukan kepalang.

Itu terjadi karena berkurangnya pasokan oksigen, sementara jumlah pasien bangsal gawat darurat terus berdatangan tak henti-hentinya. 

Bunyi bip pada ventilator menjadi suara yang paling dikhawatirkan para tenaga medis, pertanda jumlah oksigen makin menipis.

Ditambah lagi suara pasien Covid-19 yang sakit parah, nafas mereka tersengal-sengal kepayahan di bangsal gawat darurat.

Dikutip dari Channel News Asia, sebanyak 350 ribu ahli jantung India dilaporkan telah meminta dan meminjam tabung oksigen dari mana saja untuk menjaga pasien mereka tetap hidup.

Pada Minggu malam, ketika persediaan oksigen rumah sakit terdekat hampir habis, salah seorang dokter rumah sakit di New Delhi, Dr Gautam Singh mengunggah video ke Twitter berisi permohonan bantuan oksigen untuk rumah sakitnya.

"Tolong kirimkan oksigen kepada kami, Pasien saya sekarat," ucap Gautam dengan suara tercekik. 

Selain oksigen yang habis, unit perawatan intensif juga beroperasi dengan kapasitas berlebih dan hampir semua ventilator sedang digunakan.

Saat jumlah korban tewas meningkat, langit malam di beberapa kota di India ikut bersinar akibat tumpukan kayu bakar pemakaman saat pengurus kremasi kewalahan dengan banyaknya jenazah yang harus dibakar.

baca juga

Pada Senin (26/4), India melaporkan 2.812 kematian dengan sekitar 117 orang meninggal dunia karena Covid-19 setiap jam.

Para ahli bahkan mengatakan kemungkinan angka-angka itu masih kurang dihitung. Jumlah infeksi baru membuat total kasus Covid-19 India menjadi lebih dari 17,3 juta, hanya di belakang Amerika Serikat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyuarakan peringatan atas gelombang kasus Covid-19 dan kematian di India. Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pihaknya akan bergegas untuk bantu mengatasi krisis tersebut.

"Situasi di India sangat memilukan," kata Tedros.

Tedros mengatakan, WHO telah mulai memberikan bantuan kepada India untuk menangani wabah infeksi virus corona baru tersebut. 

"WHO melakukan segala yang kami bisa, menyediakan peralatan dan pasokan penting," kata Tedros.

Dia menambahkan, badan kesehatan PBB juga telah mengirimkan ribuan konsentrator oksigen, rumah sakit lapangan bergerak prefabrikasi, dan persediaan laboratorium.

Sebanyak 2.600 lebih ahli dari berbagai bidang medis, termasuk polio dan tuberkulosis, juga telah diantar untuk bekerja dengan otoritas kesehatan India guna membantu menanggapi pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian! Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUP Adam Malik Penuh

Perhatian! Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUP Adam Malik Penuh

Sumut | Selasa, 27 April 2021 | 00:44 WIB

Jerman, UE, AS Bantu India Tangani Tsunami Covid-19

Jerman, UE, AS Bantu India Tangani Tsunami Covid-19

News | Senin, 26 April 2021 | 14:08 WIB

Tips Berpuasa Bagi Penyintas dan Pasien Kanker dari Shahnaz Haque

Tips Berpuasa Bagi Penyintas dan Pasien Kanker dari Shahnaz Haque

Health | Senin, 26 April 2021 | 02:30 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×