Jangan Asal Beli, Ini 4 Hal yang Harus Dipastikan dari Makanan Kemasan Bayi

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 29 April 2021 | 19:08 WIB
Jangan Asal Beli, Ini 4 Hal yang Harus Dipastikan dari Makanan Kemasan Bayi
Ilustrasi bayi makan. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mungkin mengira makanan kemasan bayi mungkin sudah dibuat aman untuk dikonsumsi, seperti bubur bayi kemasan. Tapi, Anda tetap perlu memperhatikan setiap nutrisi yang tertera dalam kemasan makanan kemasan bayi.

Sayangnya, banyaknya informasi dari internet mengenai nutrisi dalam makanan kemasan bayi mungkin menyesatkan atau membingungkan. Anda mungkin juga bingung menentukan sumber informasi terpercaya.

Berikut ini dilansir dari Health Shots, pannduan cepat untuk memahami makanan kemasan bayi aman dikonsumsi atau tidak.

1. Makanan alami atau organik

Ada perbedaan signifikan antara bahan alami dan bahan organik. Produk makanan organik biasanya diproduksi secara ketat tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia apapun. Setiap produk yang diberi label organik harus disertifikasi melalui proses sertifikasi dan regulator industri.

Di sisi lain, produk alami tidak mengandung pewarna, perasa, pemanis buatan dan lainnya. Jadi, saat Anda membeli produk organik, pastikan produk tersebut bersertifikat. Jika itu produk alami, pastikan Anda membaca label bahan dengan hati-hati.

ilustrasi makanan bayi [shutterstock]
ilustrasi makanan bayi [shutterstock]

2. Tanggal pembuatan

Anda harus memperhatikan tanggal pembuatan produk makanan kemasan bayi sebelum membelinya. Karena, makanan kemasan itu mungkin sudah disimpan berbulan-bulan atau lebih lama dari usia bayi Anda.

Meskipun makanan kemasan itu belum lewat tanggal kadaluarsa dan masih aman dikonsumsi. Anda perlu mempertimbangkan kembali untuk memberi bayi Anda makanan tersebut. Lebih baik memberi anak makanan segar yang akan memberikan manfaat nutrisi utuh.

baca juga

3. Kandungan gula

Saat mengecek label nutrisinya, periksalah produk makanan kemasan untuk bayi Anda memiliki kandungan gula tambahan atau tidak, seperti sakarin atau aspartam.

Selama beberapa tahun terakhir, muncul banyak kekhawatiran seputar kandungan gula dalam produk makanan bayi komersial . Sebuah studi terhadap 8000 merek di Eropa oleh WHO menemukan bahwa mayoritas produk mengandung lebih dari 30 persen kalori dari gula.

Padahal asupan gula yang berlebihan di awal kehidupan dapat memengaruhi gigi dan komplikasi terkait obesitas di masa dewasa.

4. Bahan kimia

Sebuah laporan baru-baru ini di Amerika Serikat menunjukkan bahwa banyak merek makanan bayi di AS memiliki kadar logam berat yang sangat tinggi. Cara ideal untuk menghindarinya adalah memilih produk organik dengan semua sertifikasi dan label yang tepat.

Meskipun sulit untuk memahami sepenuhnya apa yang ada dalam makanan bayi, penting untuk mengikuti uji klinis secara tuntas. Luangkan waktu untuk meneliti produk serta perusahaannya. Diskusikan dengan orangtua lainnya sebelum memutuskan untuk membeli produk makanan kemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:23 WIB

14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga

Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:54 WIB

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman

Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila

Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Ibu Setelah Melahirkan: Sosok yang Sering Terlupa di Tengah Kebahagiaan

Ibu Setelah Melahirkan: Sosok yang Sering Terlupa di Tengah Kebahagiaan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Ibu Baru dan Insecurity: Celah Marketing di Tengah Kecemasan Parenting

Ibu Baru dan Insecurity: Celah Marketing di Tengah Kecemasan Parenting

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Bayi Terapung yang Menjadi Wali: Menyelami Kisah Sunan Giri Lewat Saga dari Samudra

Bayi Terapung yang Menjadi Wali: Menyelami Kisah Sunan Giri Lewat Saga dari Samudra

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×