Jangan Panik, Seperempat Penerima Vaksin Alami Efek Samping Sistemik

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Kamis, 29 April 2021 | 18:48 WIB
Jangan Panik, Seperempat Penerima Vaksin Alami Efek Samping Sistemik
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Sekitar satu dari empat (25 persen) penerima vaksin Covid-19 khusunya Pfizer dan AstraZeneca berisiko mengalami efek samping sistemik. Efek samping sistemk muncul dengan sakit kepala, kelelahan, dan nyeri tubuh.

Melansir dari Healthshots, sebagian besar efek samping sistemik terasa memuncak dalam 24 jam pertama setelah vaksinasi dan biasanya berlangsung 1 hingga 2 hari. Dalam hal ini, studi yang diterbitkan di The Lancet Infectious Diseases membandingkan dua vaksin dan menyelidiki prevalensi efek samping ringan dari program vaksinasi Inggris.

Analisis skala besar ini meneliti perbedaan efek samping yang dilaporkan dari dua vaksin yang saat ini didistribusikan di Inggris. Efek sistemik seperti sakit kepala, kelelahan, menggigil, diare, demam, artralgia, mialgia, dan mual.

Data berasal dari 627.383 pengguna aplikasi ZOE COVID Symptom Study yang melaporkan sendiri efek sistemik dan lokal dalam delapan hari setelah menerima satu atau dua dosis vaksin Pfizer atau satu dosis vaksin AstraZeneca antara 8 Desember hingga 10 Maret.

Penelitian menunjukkan bahwa 25,4 persen orang yang divaksinasi menderita satu atau lebih efek samping sistemik (tidak termasuk area tempat suntikan dilakukan). Sedangkan 66,2 persen melaporkan satu atau lebih efek samping lokal (di tempat suntikan).

Sementara 13,5 persen peserta melaporkan efek samping setelah dosis Pfizer pertama mereka, 22,0 persen setelah dosis Pfizer kedua dan 33,7 persen setelah dosis AstraZeneca pertama.

Efek samping sistemik yang paling banyak dilaporkan adalah sakit kepala. 7,8 persen orang melaporkan menderita sakit kepala setelah dosis Pfizer pertama dan 13,2 persen setelah dosis Pfizer kedua. 22,8 persen orang yang mendapat dosis pertama vaksin AstraZeneca melaporkan sakit kepala.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Efek samping sistemik kedua yang paling banyak dilaporkan adalah kelelahan. 8,4 persen dan 14,4 persen peserta melaporkan kelelahan setelah dosis pertama dan kedua vaksin Pfizer. Sementara 21,1 persen melaporkan kelelahan setelah dosis pertama vaksin AstraZeneca.

Efek samping lokal yang paling umum adalah nyeri tekan yang terjadi pada 57,2 persen dan 50,9 persen setelah dosis pertama dan kedua vaksin Pfizer, serta 49,3 persen setelah dosis pertama vaksin AstraZeneca.

baca juga

Penelitian ini mengidentifikasi bahwa efek samping lebih umum terjadi pada orang di bawah usia 55 tahun dan di antara wanita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Ini, Dua Musala dan Masjid di Banyumas Ditutup

Gara-gara Ini, Dua Musala dan Masjid di Banyumas Ditutup

Jawa Tengah | Kamis, 29 April 2021 | 17:50 WIB

Jelang Sekolah Dibuka, Kemenkes Tekankan Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Jelang Sekolah Dibuka, Kemenkes Tekankan Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Health | Kamis, 29 April 2021 | 17:45 WIB

Viral Ambulans Ngebut, Jenazah Covid-19 Terlempar Keluar Bikin Geger

Viral Ambulans Ngebut, Jenazah Covid-19 Terlempar Keluar Bikin Geger

Hits | Kamis, 29 April 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×