14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:27 WIB
14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad
Ilustrasi kebakaran (Pexels/Pixabay)
baca 10 detik
  • Kebakaran di bangsal anak rumah sakit PIMS Islamabad menewaskan 14 bayi baru lahir.

  • Perdana Menteri Shehbaz Sharif menuntut penindakan hukum paling tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

  • Kelalaian standar keselamatan bangunan menjadi penyebab maraknya tragedi kebakaran maut di Pakistan.

Suara.com - Kebakaran hebat melanda lantai tiga Bangsal Kesehatan Ibu dan Anak di Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) Islamabad pada Rabu (26/8). Insiden tragis pada fasilitas medis pemerintah tersebut menewaskan 14 bayi yang sedang menjalani perawatan.

Otoritas setempat dan tim penyelamat langsung bergerak cepat mengisolasi area begitu menerima laporan darurat pada pagi hari. Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk menemukan penyebab pasti munculnya titik api.

Tragedi memilukan ini memicu perhatian serius dari pimpinan tertinggi pemerintah pusat yang menuntut pertanggungjawaban penuh. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif serta Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas gugurnya belasan nyawa tak berdosa tersebut.

Ilustrasi bayi kembar. (Generated by AI)
Ilustrasi bayi kembar. (Generated by AI)

"Situasi yang melibatkan anak-anak seperti ini tidak dapat diperbaiki," tegas Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dikutip dari CNA.

"Keadaan yang menyebabkan insiden ini harus ditinjau secara menyeluruh, pihak yang bertanggung jawab harus diidentifikasi, dan tindakan tegas sekeras mungkin harus diambil," ia menambahkan.

Kepala Komisioner Islamabad, Sohail Ashraf, menjelaskan bahwa panggilan darurat pertama kali masuk ke pusat komando sekira pukul 07.00 waktu setempat. Petugas kepolisian beserta tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api dan mengevakuasi para pasien.

Suasana haru dan kepanikan hebat mewarnai area luar gedung utama rumah sakit rujukan terbesar di ibu kota tersebut. Isak tangis keluarga korban pecah di luar gedung, sementara sejumlah warga berupaya membersihkan puing-puing kaca jendela yang hancur.

Penjagaan ketat langsung diberlakukan oleh aparat keamanan di pintu masuk utama fasilitas medis tersebut untuk membatasi akses. Area bangsal yang terdampak kini disterilkan sepenuhnya guna mempermudah proses olah tempat kejadian perkara.

Peristiwa mematikan ini kembali menyoroti minimnya standar keselamatan bangunan dan lemahnya penegakan hukum di Pakistan. Kebakaran fasilitas umum skala besar kerap berulang akibat pengabaian kode etik konstruksi serta ketiadaan jalur evakuasi yang memadai.

baca juga

Sebelum insiden di rumah sakit PIMS, serangkaian kebakaran tragis telah menelan ratusan korban jiwa di berbagai kota besar. Pada Januari lalu, lebih dari 65 orang tewas mengenaskan akibat kebakaran pusat perbelanjaan di kota pelabuhan Karachi.

Kota Karachi juga mencatat rekor kelam kebakaran mal yang menewaskan 11 orang pada 2023, serta 16 pekerja pabrik pada 2021. Tragedi terburuk terjadi pada 2012 saat 250 buruh tewas terjebak di pabrik garmen Baldia Town yang tidak memiliki tangga darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Rumah di Kompleks TNI AL Pondok Labu Terbakar, Diduga Dipicu Masalah Listrik

Dua Rumah di Kompleks TNI AL Pondok Labu Terbakar, Diduga Dipicu Masalah Listrik

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Purbaya Siapkan Anggaran Penanganan Karhutla Kalimantan, Minta BNPB Tak Mark Up Dana

Purbaya Siapkan Anggaran Penanganan Karhutla Kalimantan, Minta BNPB Tak Mark Up Dana

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Tuding Oknum Investor Sengaja Bakar Hutan, Petrus Natalis Bela Peladang Dayak Soal Karhutla

Tuding Oknum Investor Sengaja Bakar Hutan, Petrus Natalis Bela Peladang Dayak Soal Karhutla

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Terkini

Purbaya Jengkel DTSEN Banyak Masalah, Padahal Sudah Keluar Anggaran Rp 7 Triliun ke BPS

Purbaya Jengkel DTSEN Banyak Masalah, Padahal Sudah Keluar Anggaran Rp 7 Triliun ke BPS

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:25 WIB

7 Cara Mengatasi Air Sumur Keruh dan Berbau yang Tersedot Pompa

7 Cara Mengatasi Air Sumur Keruh dan Berbau yang Tersedot Pompa

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa

Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa

Jakarta | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Perjalanan Dinas Dody Hanggodo Bikin Risau, Ramai Seruan Unjuk Rasa Bareng Masyarakat Pati

Perjalanan Dinas Dody Hanggodo Bikin Risau, Ramai Seruan Unjuk Rasa Bareng Masyarakat Pati

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:24 WIB

5 Sepeda Gunung XC Murah tapi Bagus, Cocok Buat Pemula hingga Pro

5 Sepeda Gunung XC Murah tapi Bagus, Cocok Buat Pemula hingga Pro

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Apa Itu Weton Tibo Pegat? Ini Cara Menghitung Weton Jodoh

Apa Itu Weton Tibo Pegat? Ini Cara Menghitung Weton Jodoh

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla

Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla

Jogja | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Tragedi Berdarah di Desa Bungur Bojonegoro: Ibu Stroke Tewas di Tangan Anaknya

Tragedi Berdarah di Desa Bungur Bojonegoro: Ibu Stroke Tewas di Tangan Anaknya

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Cara Tentukan Arah Rumah Berdasarkan Weton, Jangan Asal Bangun agar Rezeki Lancar!

Cara Tentukan Arah Rumah Berdasarkan Weton, Jangan Asal Bangun agar Rezeki Lancar!

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:09 WIB

×