Viral Akun TikTok Sindir Bau Vagina, dr. Tirta Geram: Jangan Salah Kaprah!

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 02 Mei 2021 | 20:45 WIB
Viral Akun TikTok Sindir Bau Vagina, dr. Tirta Geram: Jangan Salah Kaprah!
Dokter Tirta Mandira Hudhi. [Instagram/@dr.tirta]

Suara.com - Tirta Mandira Hudhi, atau yang lebih akrab disapa dr. Tirta geram saat beberapa pengguna TikTok membuat sebuah akun yang menyindir masalah organ kewanitaan.

Dalam sebuah unggahan TikTok, pengguna @naffzuraizzi_ menulis, "jangan muka aja yang dirawat, bawahan bau sampah".

Unggahan tersebut membuat dr. Tirta kesal hingga mengatakan konten TikTok tersebut menyesatkan.

"Fyi (for your information), organ intim cewe itu memang baunya khas, sifatnya asam, menjaga agar tidak ada bakteri jahat yang mendominasi di sana. Secara awam gitu," cuitnya di Twitter, @tirta_hudhi, Sabtu (1/5/2021).

"Jangan salah kaprah karena konten ini. Konten begini menyesatkan sekali," sambungnya.

Pengguna TikTok menyindir bau vagina (Twitter/@tirta_hudhi)
Pengguna TikTok menyindir bau vagina (Twitter/@tirta_hudhi)

Hal yang sama pun diungkapkan oleh obgyn dan penulis She-ology: The Definitive Guide to Women's Intimate Health, Sherry Ross, MD, bahwa vagina memang sebenarnya tidak berbau wangi, seperti bunga atau buah.

"Vagina tidak dimaksudkan untuk berbau seperti taman mawar," kata Ross, dilansir Health.

Menurutnya, sulit untuk untuk menentukan bau vagina yang sehat secara tepat, karena setiap perempuan memiliki aroma yang berbeda.

Tetapi beberapa perempuan menggunakan kata-kata seperti 'matang', menyengat, atau sedikit asam untuk menggambarkan bau vagina normal mereka.

"Vagina sangat sensitif terhadap berbagai perubahan dalam lingkungan sehari-hari. Jadi, apa pun yang memengaruhi keseimbangan halus ini akan memengaruhi bau seperti jenis cairan dan konsistensinya," lanjut Ross.

Ada beberapa hal yang memengaruhi bau vagina, seperti antibiotik, duching, spermisida, pasangan seksual baru, dan frekuensi berhubungan seksual.

"Perubahan kadar hormon yang disebabkan oleh kehamilan, menyusui, atau menopause juga dapat mengubah aroma tubuh Anda," tambahnya.

"Infeksi vagina, termasuk jamur, bakteri, dan infeksi menular seksual akan mengubah bau vagina, seperti halnya tampon yang terlupakan karena bakteri yang berkumpul di sana," imbuhnya lagi.

Ross mengatakan faktor-faktor tersebut tidak hanya menyebabkan bau aneh, tetapi juga dapat menimbulkan gejala tidak nyaman lainnya.

Apabila vagina mengalami masalah kesehatan, ada kemungkinan muncul gejala lain selain perubahan bau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Infeksi, Menstruasi & Air Mani Juga Dapat Mengubah Bau Vagina

Tidak Hanya Infeksi, Menstruasi & Air Mani Juga Dapat Mengubah Bau Vagina

Health | Rabu, 21 April 2021 | 20:04 WIB

Selain Bakteri, 4 Hal Ini juga Bikin Bau Vagina Lebih Kuat atau Tak Sedap!

Selain Bakteri, 4 Hal Ini juga Bikin Bau Vagina Lebih Kuat atau Tak Sedap!

Health | Minggu, 04 April 2021 | 11:53 WIB

Cium Bau Vagina, Jangan-jangan Kamu Punya Masalah Kesehatan Serius

Cium Bau Vagina, Jangan-jangan Kamu Punya Masalah Kesehatan Serius

Jakarta | Senin, 29 Maret 2021 | 16:21 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB