alexametrics

Selain Bakteri, 4 Hal Ini juga Bikin Bau Vagina Lebih Kuat atau Tak Sedap!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah
Selain Bakteri, 4 Hal Ini juga Bikin Bau Vagina Lebih Kuat atau Tak Sedap!
Ilustrasi bau vagina (Shutterstock)

Bau vagina bervariasi, tetapi ada hal-hal yang membuat bau vagina lebih kuat atau tidak sedap. Apa saja?

Suara.com - Vagina sebenarnya dapat menjaga kebersihannya sendiri. Tetapi terkadang baunya bisa lebih kuat atau tidak sedap, yang bisa menjadi tanda adanya masalah dalam kondisi kesehatannya.

Bau vagina bervariasi, tergantung posisi wanita tersebut dalam siklus bulanan. Misalnya bau vagina akan lebih kuat saat berada di pertengahan siklus, atau akan tercium bau logam saat sedang menstruasi.

Penyebab lainnya yang memengaruhi ketidakseimbangan pH vagina juga dapat mengakibatkan bau, dilansir Insider, seperti:

- Keringat

Baca Juga: Bau Tidak Sedap di Vagina Bikin Tak Percaya Diri? Ini 5 Langkah Solusinya

Kelenjar keringat di area vagina dapat menonjolkan bau kulit dan bakteri yang sudah ada. Ini normal dan tidak ada hubungannya dengan ketidakseimbangan pH.

- Hubungan seksual

Air mani dapat membuang tingkat bakteri di dalam vagina berkat pH yang lebih asam, menyebabkan bau yang lebih kuat.

Ilustrasi bau vagina. (Unsplash/Ava Sol)
Ilustrasi bau vagina. (Unsplash/Ava Sol)

- Tampon

Membiarkan tampon terlalu lama, terutama yang beraroma , juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan pH karena meningkatnya bakteri.

Baca Juga: Berenang Bisa Sebabkan Masalah di Vagina, 4 Infeksi Berikut Mungkin Terjadi

- Bacterial vaginosis (BV)

Komentar