Studi: Bernapas di Samping Orang Merokok Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 06 Mei 2021 | 08:48 WIB
Studi: Bernapas di Samping Orang Merokok Tingkatkan Risiko Gagal Jantung
Asap rokok mengganggu pernapasan, termasuk anak-anak yang usianya rentan saat terpaksa menghirupnya. Asap juga akan mengendap atau tertinggal di seisi kabin. [Shutterstock].

Suara.com - Hanya bernapas di sebelah orang yang merokok bisa meningkatkan risiko Anda terkena gagal jantung. Hal ini dinyatakan oleh studi yang memeringatkan bahwa perokok pasif bisa memiliki risiko gagal jantung.

Melansir dari Medicinenet, para peneliti menganalisis data survei nasional dari lebih dari 11.000 bukan perokok (usia rata-rata 48 tahun) yang diikuti dari 1988 hingga 1994. Hampir 1 dari 5 memiliki bukti uji laboratorium tentang paparan asap rokok orang lain.

Bukan perokok dengan eksposur asap rokok 35 persen lebih mungkin untuk mengembangkan gagal jantung dibandingkan mereka yang tidak terpapar.

Hubungan ini tetap ada bahkan setelah peneliti memperhitungkan faktor risiko lain seperti riwayat kondisi jantung, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Hubungan antara perokok pasif dan gagal jantung lebih kuat pada pria dan orang dengan serangan jantung atau stroke sebelumnya.

Ilustrasi asap rokok. [Shutterstock]
Ilustrasi asap rokok. [Shutterstock]

"Untuk alasan apa pun, pada pria dampak asap rokok tampaknya lebih mungkin menempatkan mereka pada risiko gagal jantung," kata penulis utama Dr. Travis Skipina, seorang residen penyakit dalam di Wake Forest School of Medicine di Winston-Salem.

"Laki-laki, secara umum, cenderung terkena penyakit [jantung] pada usia yang lebih muda dan secara keseluruhan," imbuhnya.

Penemuan ini akan dipresentasikan pada 16 Mei pada pertemuan virtual American College of Cardiology (ACC) dan dipublikasikan secara bersamaan secara online di jurnal Nicotine & Tobacco Research.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Pengusaha Rokok Diperiksa KPK di Polresta Malang

Empat Pengusaha Rokok Diperiksa KPK di Polresta Malang

Malang | Rabu, 05 Mei 2021 | 21:21 WIB

4 Bos Rokok Malang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Bintan

4 Bos Rokok Malang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Bintan

Jatim | Rabu, 05 Mei 2021 | 16:05 WIB

Viral Balita Hisap Vape Ditawari Ayah Sendiri, Warganet Kecam Keras

Viral Balita Hisap Vape Ditawari Ayah Sendiri, Warganet Kecam Keras

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 03:10 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB