Usai Vaksin Covid-19, Ratusan Orang Tertular Virus Corona dan Rawat Inap

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 09 Mei 2021 | 19:16 WIB
Usai Vaksin Covid-19, Ratusan Orang Tertular Virus Corona dan Rawat Inap
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Sebuah laporan baru di Inggris menemukan lebih dari 500 orang yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 justru menjalani rawat inap di rumah sakit, karena tertular virus corona Covid-19.

Studi ini menemukan 526 orang yang dirawat di rumah sakit dan 113 orang meninggal setelah proses vaksinasi. Menurut para peneliti, semua pasien telah menerima satu dosis vaksin Covid-19 setidaknya 3 minggu sebelum tertular virus corona dan menjalani rawat inap.

Sebenarnya, mayoritas orang yang sudah vaksinasi justru dirawat di rumah sakit mungkin terinfeksi virus corona sesaat sebelum atau selama proses menunggu antrian vaksinasi.

Karena itu dilansir dari Express, para peneliti menyoroti penting menjaga jarak sosial dan paham setiap irang memiliki kekebalan yang akan berkembang dari waktu ke waktu.

Pada pasien virus corona bergejala, para peneliti menemukan bahwa 40 persen pasien rawat inap yang terdaftar dalam peneliti mengembangkan gejala virus corona setelah kurang dari 7 hari suntik vaksin Covid-19.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)

Sebanyak 19 persen orang mulai mengembangkan gejala virus corona Covid-19 pada 14 hari setelah vaksinasi. Periode rata-rata untuk berkembangnya SARS-CoV-2 (virus korona yang menyebabkan Covid-19) adalah sekitar 5 hari, yang berarti kemungkinan banyak pasien terinfeksi sebelum kekebalan berkembang.

Laporan tersebut mengatakan ada kemungkinan bahwa orang tua dan orang yang rentan tertular virus corona Covid-19 itu terjadi setelah proses vaksinasi melalui perubahan perilaku.

Namun, 12 persen menunjukkan gejala virus corona Covid-19 pada 15 hingga 21 hari setelah vaksinasi dan 29 persen orang mengalaminya lebih dari 21 hari setelah vaksinasi.

Para peneliti menyimpulkan kasus-kasus ini bisa jadi karena kegagalan vaksinasi, yang berarti vaksin gagal memberikan kekebalan bagi orang tersebut.

baca juga

Para peneliti melaporkan bahwa, di antara orang yang mengalami gejala lebih dari 21 hari setelah vaksinasi, 113 (dari 400) meninggal akibat virus corona Covid-19 atau sekitar 28 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Varian Virus Corona India Kebal Vaksin Covid-19? Simak Kata Ahli!

Benarkah Varian Virus Corona India Kebal Vaksin Covid-19? Simak Kata Ahli!

Health | Minggu, 09 Mei 2021 | 14:24 WIB

Vaksin AstraZeneca Tak Disarankan bagi Usia 40 Tahun ke Bawah, Ini Sebabnya

Vaksin AstraZeneca Tak Disarankan bagi Usia 40 Tahun ke Bawah, Ini Sebabnya

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 08:40 WIB

WHO Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinopharm China

WHO Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinopharm China

Health | Minggu, 09 Mei 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:13 WIB

4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik

4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

2 Rekomendasi Sunscreen Powder untuk Touch Up Praktis di Kantor

2 Rekomendasi Sunscreen Powder untuk Touch Up Praktis di Kantor

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Komunitas Motor Matic Tempuh 800 Km Rayakan Hari Jadi Federal Oil

Komunitas Motor Matic Tempuh 800 Km Rayakan Hari Jadi Federal Oil

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran

Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA

Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah

Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an

Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:54 WIB

×