Usai Suntik Vaksin AstraZeneca, Lansia Alami Memar Parah dan Gusi Berdarah

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 10 Mei 2021 | 08:11 WIB
Usai Suntik Vaksin AstraZeneca, Lansia Alami Memar Parah dan Gusi Berdarah
Ilustrasi lansia (shutterstock)

Suara.com - Seorang lansia mengalami memar dan gusi berdarah setelah beberapa hari suntik vaksin AstraZeneca dosis pertama. Saat ini, keluarga pun khawatir bahwa itu disebabkan oleh vaksin AstraZeneca.

Lansia bernama Maureen DeBoick, dari Australia Barat itu, telah diterbangkan ke Rumah Sakit Fiona Stanley di Perth dua Minggu lalu setelah gejalanya semakin berkembang dan mengganggu aktivitasnya.

Awalnya, gejala yang dialami oleh nenek 80 tahun ini hanya sebuah titik besar muncul di lidah. Tapi, titik itu tiba-tiba berkembang luas ke seluruh tubuh dalam semalam.

"Titik di lidah itu berkembang sangat cepat ke bagian dalam gusinya berdarah. Saat ia menyentuh tubuhnya bagian mana pun, tubuhnya langsung memar hitam yang membesar," kata anak perempuannya, Trudy dikutip dari The Sun.

Trudy juga menunjukkan foto ibunya yang mengalami memar gelap dan besar di sekuru tubuhnya. Trudy mengatakan bahwa memar itu semakin memburuk dari kondisi sebelumnya.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Trudy juga mengatakan kalau foto ibunya mengalami memar di sekujur tubuh ini diambil setelah beberapa hari ibunya suntikan dosis pertama vaksin AstraZeneca. Keluarga pun khawatir kondisi ibunya disebabkan oleh vaksin AstraZeneca, meskipun para ahli mengatakan risikonya kecil.

Sejak itu, Maureen pun harus menjalani dua kali transfuse darah dan biopsy sumsum tulang belakang untuk mengidentifikasi kondisi yang dialaminya. Dokter pun berharap Maureen bisa sembuh total dan menyarankan rawat inap di rumah sakit untuk sementara waktu.

Kini, Departemen Kesehatan di Australia Barat sedang menyelidiki kasus yang dialami oleh Maureen. Sementara itu, jadwal suntik vaksin AstraZeneca dosis kedua Maureen sedang ditunda.

Belakangan, vaksin AstraZeneca dan Johnson & Johnson sangat menimbulkan kekhawatiran karena berkaitan dengan ratusan kasus pembekuan darah dan kondisi fatal lainnya. Tapi, para ahli berusaha meyakinkan bahwa risiko itu sangat kecil dan vaksin Covid-19 tetap memberikan manfaat lebih banyak bagi orang-orang.

baca juga

Meski demikian, beberapa negara tetap berpendirian teguh untuk menghentikan suntikan vaksin AstraZeneca, seperti Denmark. Tapi, Prof Paul Hunter dari University of East Anglia, mengatakan menolak vaksin AstraZeneca dan memilih menunda sampai tersedia vaksin Covid-19 yang aman hanya akan meningkatkan risiko kematian akibat virus corona Covid-19.

"Negara-negara yang menunda program vaksinasi ketika tingkat penularan sangat tinggi dan menolak memakai vaksin AstraZeneca harus tahu bahwa keputusannya akan berkontribusi pada meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona," jelas Paul Hunter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin AstraZeneca Tak Disarankan bagi Usia 40 Tahun ke Bawah, Ini Sebabnya

Vaksin AstraZeneca Tak Disarankan bagi Usia 40 Tahun ke Bawah, Ini Sebabnya

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 08:40 WIB

Studi: Merasa Lebih Muda Bisa Menyehatkan Mental dan Kognitif pada Lansia

Studi: Merasa Lebih Muda Bisa Menyehatkan Mental dan Kognitif pada Lansia

Health | Jum'at, 07 Mei 2021 | 17:04 WIB

Lansia India Meninggal Usai Serahkan Kamar RS Demi Pasien Corona Lebih Muda

Lansia India Meninggal Usai Serahkan Kamar RS Demi Pasien Corona Lebih Muda

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 13:29 WIB

Terkini

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×