Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
Anak-anak pengungsi di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]
baca 10 detik
  • Korban banjir bandang di Aceh dan Sumatra hampir empat bulan pasca-bencana masih rentan penyakit seperti ISPA, diare, dan infeksi kulit.
  • Kepadatan di lokasi pengungsian menjadi faktor utama peningkatan penyakit, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan lansia.
  • Layanan kesehatan dasar di Aceh Tamiang berangsur pulih, dengan sebagian besar Puskesmas berfungsi dan distribusi 31 unit ambulans.

Suara.com - Nyaris 4 bulan pasca banjir bandang menghantam Aceh hingga Sumatra. Namun korban bencana masih dibayangi ancaman penyakit pasca banjir seperti ISPA, diare hingga infeksi kulit kerena kekebalan tubuh yang menurun dan lingkungan kotor.

Situs resmi Kementerian Kesehatan RI yang dipublikasi 9 Januari 2026 menyebutkan infeksi saluran napas atas (ISPA), diare dan infeksi kulit banyak dialami korban banjir di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepadatan lokasi pengungsian disebut berkontribusi besar terhadap meningkatnya penyakit tersebut. Apalagi di pengungsian terdapat kelompok rentan yang imunitasnya cenderung rendah seperti bayi, balita, ibu hamil, menyusui, lansia, penyandang disabilitas, ODGJ, hingga pasien dengan penyakit tidak menular.

Untuk mencegah penularan berbagai penyakit ini, maka para petugas berusaha memastikan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat alias PHBS, hingga pemantauan sanitasi lingkungan agar kelompok rentan tidak mudah tertular penyakit.

Di sisi lain saat ini Aceh yang mayoritas merupakan pemeluk agama islam dalam waktu dekat bakal menyambut Hari Raya Idulfitri, sehingga berbagai pihak diharapkan memberi perhatian khusus agar mereka bisa merayakan hari keagamaan dalam suka cita, dan tidak jatuh sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Mustakim, M.Kes, Sp.DLP yang ikut memantau pemberian donasi seperti dapur umum hingga suplemen herbal seperti Stimuno kepada ribuan korban bencana pada 5 Maret 2026 lalu, dinilai bisa bantu pemulihan pasca bencana.

“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. Dukungan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan warga,” ujar dr.Mustakim melalui keterangan yang diterima Suara.com, Sabtu (15/3/2026).

Pemberian bantuan ini juga selaras dengan kampanye 'Perbaiki Imun, Perkuat Iman', lantaran suplemen herbal yang terbuat dari ekstrak Phyllanthus niruri atau daun meniran ini bisa mempercepat proses pemulihan dari sakit hingga meningkatkan imunitas.

Apalagi suplemen herbal ini kerap diresepkan untuk pemulihan ISPA, tuberkulosis, influenza like illness, hepatitis B, infeksi kulit seperti herps zoster, kandidiasis vagina dan varicella.

baca juga

Itu adalah sederet penyakit menular yang bisa mengancam korban bencana karena padatnya pengungsian. Apalagi beberapa warga Dusun Melati dan Kampung Durian di Aceh Tamiang yang mendapat bantuan ini, mengalami berbulan-bulan hidup di pengungsian karena rumahnya hilang diterjang banjir bandang.

"Dengan melibatkan partisipasi masyarakat, manfaat dari gerakan berbagi ini dapat menjangkau lebih banyak komunitas yang sedang menjalani proses pemulihan,” ungkap General Manager Consumer Health Dexa PT Dexa Medica, Andy Mitra Gunadi.

Kabar baikya, jika sebelumnya sistem kesehatan Aceh Tamiang nyaris lumpuh karena Puskesmas hingga rumah sakit dihantam banjir. Kini Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini nyaris seluruh Puskesmas sudah berfungsi kembali.

"Dalam waktu dua minggu, sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir seluruhnya berfungsi kembali dalam waktu empat minggu. Jadi, dalam waktu sekitar satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal," ujar Menkes Budi dalam kunjungannya di Aceh pada Kamis, 12 Maret 2026 lalu.

Sebanyak 31 unit ambulans akan didistribusikan ke 31 fasilitas pelayanan kesehatan di 11 kabupaten/kota, meliputi kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 7 unit, Aceh Utara yaitu 6 unit, Aceh Tengah mendapat 5 unit, Bener Meriah sebanyak 3 unit, Bireuen mendapat 3 unit ambulans.

Lalu ada Gayo Lues mendapat 2 unit ambulans, Aceh Timur dapat 1 unit, Pidie Jaya kedatangan 1 unit, Kota Medan mendapat 1 unit, Kabupaten Tapanuli Tengah memperoleh 1 unit, dan Kota Pariaman kedapatan 1 unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Tenda ke Kelas Darurat, 6 RKD Kini Hadir untuk Pulihkan Pembelajaran di Pidie Jaya Aceh

Dari Tenda ke Kelas Darurat, 6 RKD Kini Hadir untuk Pulihkan Pembelajaran di Pidie Jaya Aceh

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:19 WIB

Gerak Cepat Jenderal Maruli, TNI AD Bangun 40 Jembatan di Aceh, Ini Lokasi Lengkapnya

Gerak Cepat Jenderal Maruli, TNI AD Bangun 40 Jembatan di Aceh, Ini Lokasi Lengkapnya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:41 WIB

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Foto | Senin, 09 Maret 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:14 WIB

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:13 WIB

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:08 WIB

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:04 WIB

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:01 WIB

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital

Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:58 WIB

×