Ternyata Kemenkes RI Tidak Rekomendasikan Tes Antibodi Covid-19, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 18:45 WIB
Ternyata Kemenkes RI Tidak Rekomendasikan Tes Antibodi Covid-19, Kenapa?
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ternyata tidak merekomendasikan masyarakat termasuk tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan antibodi setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Hal ini diungkap langsung oleh Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes RI, Siti Nadia, "Saat ini pengukuran antibodi pasca vaksinasi, sampai sekarang belum menjadi rekomendasi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," ujar Nadia dalam konferensi pers, Rabu (12/5/2021).

Penjelasan ini ia sampaikan lantaran banyak masyarakat umum dan nakes yang melakukan pemeriksaan antobodi di laboratorium swasta setelah sembuh dari Covid-19 atau setelah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Belum ada kesepakatan, untuk menentukan part of poin berapa angka antibodi yang memberikan proteksi (perlindungan dari Covid-19)," terang Nadia.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sehingga alih-alih fokus pada jumlah antibodi yang rekomendasinya belum jelas, kata Nadia penelitian yang baru saja selesai dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes) RI bisa jadi rujukan.

Dalam penelitian itu menunjukkan jika efektifitas vaksinasi Covid-19 lengkap (dua dosis) menggunakan vaksin Sinovac pada tenaga kesehatan, terbukti efektif mencegah penularan Covid-19 sebesar 94 persen, mencegah dirawat di rumah sakit karena Covid-19 sebesar 96 persen, dan mencegah kematian karena Covid-19 sebesar 98 persen.

"Ini membuktikan kita nggak perlu kok periksa antibodi, karena ternyata data yang ada pada nakes yang sudah mendapatkan vaksinasi, efek proteksinya bisa dilihat baik pada berisiko tertular, perawatan, dan pada kematian," tutur Nadia.

Dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 128.290 nakes berusia lebih dari 18 tahun di DKI Jakarta dan tidak punya riwayat terinfeksi Covid-19.

Sedangkan periode penelitian dilakukan selama 13 Januari 2021 hingga 18 Maret 2021. Analisis penelitian yang digunakan adalah Cox proportional Hazard model setelah dikontrol umur dan usia subyek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balitbangkes: Vaksin Sinovac Efektif Cegah Covid-19 Pada Nakes Indonesia

Balitbangkes: Vaksin Sinovac Efektif Cegah Covid-19 Pada Nakes Indonesia

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 17:24 WIB

Besok Lebaran, Positif Covid Indonesia Hari Ini Tambah 4.608 Jadi 1.728.204

Besok Lebaran, Positif Covid Indonesia Hari Ini Tambah 4.608 Jadi 1.728.204

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 17:17 WIB

Semua Masjid Jakarta Tetap Gelar Salat Ied, DMI DKI: Istiqlal Bukan Patokan

Semua Masjid Jakarta Tetap Gelar Salat Ied, DMI DKI: Istiqlal Bukan Patokan

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 16:56 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB