Hits: Birgaldo Sinaga Punya Komorbid Covid-19 Hingga Corona Punya Hak Hidup

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:17 WIB
Hits: Birgaldo Sinaga Punya Komorbid Covid-19 Hingga Corona Punya Hak Hidup
Stafsus Birgaldo Sinaga (Batamnews)

Suara.com - Pegiat media sosial Birgaldo Sinaga baru-baru ini dikabarkan meninggal setelah sempat terinfeksi Covid-19. Diketahui ia juga memiliki komorbid atau penyakit penyerta yang membuat kondisinya memburuk.

Sementara itu, seorang politisi India menyebuat bahwa virus corona merupakan organisme yang punya hak untuk hidup. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini berita terpopuler lainnya.

1. Birgaldo Meninggal, Ini Sebab Komorbid Tingkatkan Risiko Kematian Covid-19

Stafsus Birgaldo Sinaga (Batamnews)
Stafsus Birgaldo Sinaga (Batamnews)

Kabar meninggalnya Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Kepulauan Riau, Birgaldo Sinaga menjadi perhatian publik lantaran meninggal dunia usia terpapar virus corona penyebab sakit Covid-19.

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Mochammad Bisri mengatakan jika sebelumnya Birgaldo memiliki riwayat penyerta atau komorbid.

Baca selengkapnya

2. Birgaldo Sinaga Punya Komorbid Covid-19, Ini Tips Aman Selam Pandemi

Unggahan ahok ucapkan belasungkawa meninggalnya Birgaldo Sinaga (Instagram/basukibtp)
Unggahan ahok ucapkan belasungkawa meninggalnya Birgaldo Sinaga (Instagram/basukibtp)

Meninggalnya aktivis media sosial yang gencar menyampaikan nilai-nilai toleransi, membawa duka bagi banyak orang.  Birgaldo Sinaga dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, (15/5/2021) setelah terinfeksi Covid-19.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Kepulauan Riau ini, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Mochamad Bisri, kian hari semakin parah lantaran ia memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Politisi India Sebut Virus Corona Organisme yang Punya Hak Untuk Hidup

Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.
Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.

Seorang politisi India telah menjadi sorotan karena argumentasinya baru-baru ini. Ia mengklaim bahwa virus corona atau Covid-19 memiliki 'hak untuk hidup' karena itu adalah 'makhluk hidup'.

Sontak komentar itu memicu ejekan dari para pemimpin oposisi di negara tersebut. Seperti dilansir Hindustan Times, Trivendra Singh Rawat, yang juga mantan Menteri Utama negara bagian Uttarakhand, membuat pernyataan itu pada Kamis (13 Mei 2021) yang mengejutkan banyak orang, terutama mengingat bagaimana virus tersebut telah melanda India saat ini.

Baca selengkapnya

4. WHO Bereaksi Keras, Sejumlah Negara Mulai Beri Vaksin Covid-19 pada Anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Berawal dari Kegiatan Musala, Klaster Sangon Kulon Progo Tembus 107

Diduga Berawal dari Kegiatan Musala, Klaster Sangon Kulon Progo Tembus 107

Jogja | Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:13 WIB

Politisi India Sebut Virus Corona Organisme yang Punya Hak Untuk Hidup

Politisi India Sebut Virus Corona Organisme yang Punya Hak Untuk Hidup

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:59 WIB

Wabah di Kepri Melonjak, Warga Meranti Malah Makin Banyak Langgar Prokes

Wabah di Kepri Melonjak, Warga Meranti Malah Makin Banyak Langgar Prokes

Batam | Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:17 WIB

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×