4 Risiko Masalah Kesehatan yang Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 16 Mei 2021 | 08:10 WIB
4 Risiko Masalah Kesehatan yang Terjadi Akibat Duduk Terlalu Lama
Ilustrasi duduk terlalu lama (Unsplash/Bench Accounting)

Suara.com - Duduk dalam waktu lama, tidak hanya berisiko mengakibatkan bokong kebas, tapi juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Duduk terlalu lama dapat memberi tekanan tubuh bagian bawah, salah satunya menghalangi sirkulasi darah.

"Menghabiskan waktu berjam-jam duduk di kursi, terutama bagi orang yang bekerja dari rumah akibat COVID-19, telah menimbulkan beberapa masalah kesehatan di masa depan,” ungkap ahli endokrinologi klinis dan CEO Vedicure Healthcare and Wellness, dr. Samudrika Patil.

Ia juga membagikan masalah kesehatan yang paling umum yang bisa trjadi akibat duduk terlalu lama. Dilansir dari Healthshots, berikut daftarnya!

Hipertensi
Menghabiskan waktu di rumah apalagi duduk saat bekerja dari rumah, bisa menyebabkan hipertensi. “Sebagian besar dari penyakit ini, juga meningkatkan penyakit lain. Seperti diabetes mellitus, hipertensi, kolestrol tinggi, dan penyakit kardiovaskular. Ini bisa dicegah dengan rutin olahraga setiap hari,” ungkap dr. Samudrika Patil.

Masalah tulang belakang
Duduk terlalu lama selama berjam-jam, dapat menyebabkan nyeri pada tulang belakang Anda. Hal ini dikatakan juga berdampak negatif bagi pinggul dan punggung belakang.

“Duduk terlalu lama juga berdampak negatif pada pinggul dan punggung Anda. Ini dapat memengaruhi postur Anda, dan membuat otot fleksor menjadi lebih pendek,” ungkap dr. Samudrika Patil.

Ia mengatakan, masalah ini juga dapat menyebabkan kompresi cakram, sehingga dapat menyebabkan degenerasi lebih awal. “Sayangnya, konsekuensinya bisa sangat menyakitkan,” ungkapnya.

Kelemahan pada tungkai dan bokong
Menurutnya, duduk terlalu lama juga bisa membuat otot kaki (tungkai) menjadi lemah. Sehinga bisa menyebabkan kelemahan pada kekuatan fisik.

baca juga

Menambah berat badan
Dikatakan, duduk terlalu lama juga menambah berat badan dan penurunan metabolisme tubuh. Selain masalah ini, ada beberapa tanda penyakit lain. Seperti kecemasan dan pembetukan gumpalan.

Untuk mengatasi masalah kesehatan ini, Anda bisa lakukan ini. Berikut daftarnya!

  • Mulailah berjalan kaki di sekitaran rumah selama 30 menit. Hal ini bisa meningkatkan kesehatan Anda.
  • Lakukan yoga untuk metabolisme tubuh, salah satunya mengendalikan berat badan, dan menghindari masalah hormon lainnya.
  • Lakukan diet seimbang dengan sedikit karbohidrat.
  • Rancang kursi yang juga baik untuk leher dan punggung Anda, sehingga bisa mengurangi efek negatif dari duduk yang terlalu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:00 WIB

Sempat Alami Depresi, Michelle Obama Kasih Tips untuk Mengatasinya

Sempat Alami Depresi, Michelle Obama Kasih Tips untuk Mengatasinya

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 13:42 WIB

Jangan Kalap, Makan Berlebihan saat Lebaran Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan

Jangan Kalap, Makan Berlebihan saat Lebaran Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:56 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×