Jangan Kalap, Makan Berlebihan saat Lebaran Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 12 Mei 2021 | 11:56 WIB
Jangan Kalap, Makan Berlebihan saat Lebaran Bisa Picu 6 Masalah Kesehatan
Hidangan ketupat di Hari Raya Idul Fitri (Shutterstock)

Suara.com - Hari Raya Idulfitri identik dengan makan besar dan nikmat. Ini juga sering kali jadi ajang balas dendam usai berpuasa satu bulan lamanya yang memicu makan berlebihan.

Anda mungkin telah mengetahui bahwa makan berlebihan tidak sehat. Dalam hal ini, sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism mengatakan bahwa meskipun makan berlebihan kadang-kadang tidak menimbulkan efek samping apa pun pada tubuh Anda, namun hal itu dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Melansir dari Healthshots, studi tersebut menyatakan bahwa makan berlebihan berpengaruh pada berat badan, konsentrasi lemak, dan bahkan kadar gula darah Anda. Selain itu, risiko utama makan berlebihan dikaitkan dengan asupan kalori tinggi yang dapat meningkatkan risiko kesehatan Anda secara keseluruhan.

Berikut enam kondisi kesehatan yang disebabkan oleh makan berlebihan, antara lain:

1. Penumpukan lemak berlebih

Jika Anda sering makan berlebihan, seiring waktu akan memperlambat proses pencernaan Anda yang pada gilirannya menyimpan makanan ke dalam perut Anda untuk jangka waktu yang lebih lama dan mendorong kelebihan lemak untuk disimpan di dalam tubuh.

Menurut sebuah studi tahun 2012, penumpukan lemak yang berlebihan dalam tubuh menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan dan obesitas.

2. Dapat menyebabkan diabetes

Makan berlebihan dapat menghentikan sel darah untuk mengubah glukosa darah menjadi energi dan membuat kadar gula darah Anda lebih sulit dikendalikan, sehingga meningkatkan risiko diabetes.

baca juga

3. Menghambat tidur nyenyak

Makan berlebihan menyebabkan seseorang merasa lesu dan memengaruhi pola tidur.

4. Dapat Meningkatkan risiko kesehatan jantung

Makan berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Makan berlebihan dapat melepaskan hormon stres norepinefrin yang pada akhirnya meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Ilustrasi maaf-maafan saat lebaran. (Shutterstock)
Ilustrasi maaf-maafan saat lebaran. (Shutterstock)

5. Mengganggu sistem pencernaan

Makan berlebihan, terutama makanan yang tidak sehat dapat merusak sistem pencernaan Anda. Anda mungkin menderita gangguan pencernaan seperti refluks asam lambung, mulas, sindrom usus bocor atau IBS, kembung berlebihan, dan kembung.

6. Dapat mengganggu fungsi otak

Makan berlebihan dapat mengganggu fungsi otak karena makanan berkalori tinggi dalam jumlah besar diketahui menyebabkan hilangnya memori dan penurunan kemampuan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

H-1 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Berangkatkan 800 Penumpang ke Daerah Ini

H-1 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Berangkatkan 800 Penumpang ke Daerah Ini

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:16 WIB

Lebaran Tetap Aman selama Pandemi, WHO Bagikan Panduan Berikut

Lebaran Tetap Aman selama Pandemi, WHO Bagikan Panduan Berikut

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:21 WIB

3 Ide Pose Foto Lebaran Bareng Keluarga, Biar Gayanya Nggak Itu-Itu Saja

3 Ide Pose Foto Lebaran Bareng Keluarga, Biar Gayanya Nggak Itu-Itu Saja

Lifestyle | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:17 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×