Kemenkes Minta Pemda Tentukan Masyarakat Rentan Untuk Dapat Vaksin Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 18 Mei 2021 | 18:50 WIB
Kemenkes Minta Pemda Tentukan Masyarakat Rentan Untuk Dapat Vaksin Covid-19
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 tahap ketiga telah dimulai dengan DKI Jakarta jadi provinsi pertama yang melakukannya sejak 5 Mei lalu.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, masyarakat rentan jadi kelompok yang ditarget dalam program vaksin tahap ketiga tersebut.

Nadia menjelaskan bahwa masyarakat rentan merupakan orang-orang yang secara sosial ekonomi rendah. Selain itu juga mereka yang tinggal di  wilayah zona merah covid-19. Oleh sebab itu, Kemenkes meminta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan melakukan kajian sasaran dari kelompok masyarakat rentan tersebut.

"Prioritas ini akan dilihat oleh Dinas Kesehatan provinsi dan Kabupaten/Kota. Kemudian untuk menentukan dulu daerah mana, tentunya kalau dari Kemenkes kita akan memfokuskan daerah dengan tergolong kasus covid cukup tinggi," ucap Nadia dalam konferensi pers virtual, Selasa (18/5/2021).

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

"Penilaian dilakukan oleh daerah masing-masing karena kita di pusat hanya memberikan guidence secara umum saja," imbuh Nadia.

Berkaca dari yang dilakukan di DKI Jakarta, Dinas Kesehatan setempat berkoordinasi langsung dengan pengurus RT/RW yang telah digolongkan oleh Pemda dalam pemukiman kumuh. Sehingga program vaksinasi pun bisa langsung dilakukan di dekat pemukiman warga. 

"Secara teknis diinformasikan oleh Dinas Kesehatan, artinya melalui Puskesmas setempat dan melalui RT/RW tempat pelaksanaannya. Nanti akan disampaikan kapan mulainya. Kalau kita lihat apa yang dilakukan oleh Provinsi DKI, melakukan koordinasi dengan RT/RW dan mendatangi masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi yang kurang," jelasnya.

Saat ini, diakui Nadia, baru DKI Jakarta yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat rentan. Nantinya secara bertahap, juga disesuaikan dengan ketersediaan dosis vaksin, vaksinasi tahap tiga tersebut akan diprioritaskan di daerah urban seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta, juga Medan. 

Terkait jenis vaksin yang digunakan dalam tahap ketiga tersebut, Nadia menyampaikan bahwa saat ini pemerintah masih memiliki 20-25 juta dosis vaksin Covid-19 yang akan digunakan selama bulan Mei ini untuk sasaran kelompok lansia. Pada periode Juni-Juli, Indonesia akan mendapatkan kedatangan vaksin dari jenis Novavax dan Pfizer. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 14 Lokasi Vaksinasi COVID-19 Lansia di Batam, Rabu Besok

Daftar 14 Lokasi Vaksinasi COVID-19 Lansia di Batam, Rabu Besok

Batam | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:37 WIB

Vaksinasi Lansia Solo Jauh dari Target, Ini Penjelasan Gibran

Vaksinasi Lansia Solo Jauh dari Target, Ini Penjelasan Gibran

Surakarta | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:32 WIB

Ini Alasan DKI Jakarta Jadi Provinsi Pertama Vaksinasi Masyarakat Rentan

Ini Alasan DKI Jakarta Jadi Provinsi Pertama Vaksinasi Masyarakat Rentan

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×