Pangeran Harry Bertekad Memutus Siklus Trauma

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 20 Mei 2021 | 19:46 WIB
Pangeran Harry Bertekad Memutus Siklus Trauma
Pangeran Harry. (Instagram/@sussexroyal)

Suara.com - Pangeran Harry, Duke of Sussex, berbicara tentang rasa sakit dan penderitaan genetik yang menurutnya diturunkan dalam keluarganya dalam episode podcast "Armchair Expert" baru-baru ini.

Suami dari Meghan Markle ini mengatakan kepada host podcast, Dax Shepard dan Monica Padman, bahwa ia ingin memastikan siklus trauma tersebut berhenti pada dirinya.

"Saya pikir kita tidak harus menyalahkan atau menuduh siapa pun, tetapi yang pasti, dalam hal mengasuh anak jika saya pernah mengalami suatu bentuk rasa sakit atau penderitaan akibat rasa sakit, atau penderitaan yang mungkin dialami ayah atau kedua orang tua saya... Saya akan memastikan saya memutus siklus itu agar saya tidak menurunkannya," katanya.

Menurut Insider, trauma memang dapat diturunkan dengan berbagai cara, misalnya dari cara orangtua membesarkan anaknya hingga ekspresi kode genetik.

Meski pengalaman traumatis tidak dapat mengubah DNA, pengalaman tersebut dapat 'menghidupkan' dan 'mematikan' gen, dan efek tersebut dapat menurun ke generasi selanjutnya.

Pangeran Harry kekinian (kiri) dan Pangeran Harry saat masih kecil dan berada dalam gendongan Putri Diana (kanan). [Daily Express]
Pangeran Harry kekinian (kiri) dan Pangeran Harry saat masih kecil dan berada dalam gendongan Putri Diana (kanan). [Daily Express]

Trauma dapat mengubah ekspersi gen lintas generasi

Berdasarkan ilmu pewarisan epigenetik, apa yang Anda makan, tempat tinggal Anda, dan stres yang Anda alami, semuanya dapat memicu perubahan pada generasi selanjutnya.

Epigenetik mengacu pada pengaruh faktor lingkungan terhadap ekspresi gen. Para ilmuwan sekarang mempelajari manusia dan hewan untuk menentukan bagaimana pengaruh epigenetik dapat diturunkan melalui beberapa generasi.

Dalam sebuah penelitian terhadap tikus yang dipisahkan dari induknya, efek trauma dari kejadian tersebut dapat diamati dalam perilaku keturunan lima generasi. Tikus tersebut bertindak depresi, antisosial, dan mengambil lebih banyak risiko.

baca juga

Mempelajari trauma pada manusia lebih rumit, tetapi para peneliti telah menganalisis keturunan tentara yang ditahan di basecamp tahanan selama Perang Saudara Amerika Serikat.

Hasilnya menunjukkan anak laki-laki tahanan perang memiliki tingkat kematian 11 persen lebih tinggi daripada keturunan laki-laki dari veteran yang bukan Perang Saudara.

Meski trauma keluarga kerajaan tidak melibatkan faktor lingkungan yang ekstrim seperti kepadatan penduduk dan kekurangan gizi, Pangeran Harry mengatakan dia bertekad untuk mengatasi rasa sakit dan penderitaan yang telah diturunkan.

"Kita sebagai orang tua harus melakukan yang terbaik untuk mencoba dan berkata, 'Kau tahu, itu terjadi padaku, aku akan memastikan itu tidak terjadi padamu'," pungkas sang Pangeran di podcast.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Harry Bongkar Aib Foto Syur Masa Lalu dan Berita Hits Lainnya

Pangeran Harry Bongkar Aib Foto Syur Masa Lalu dan Berita Hits Lainnya

Lifestyle | Senin, 17 Mei 2021 | 08:18 WIB

Pangeran Harry Blak-blakan Soal Foto Syur, Singgung Gangguan Mental

Pangeran Harry Blak-blakan Soal Foto Syur, Singgung Gangguan Mental

Kalbar | Senin, 17 Mei 2021 | 08:10 WIB

Ada Kemungkinan Pangeran Harry dan Meghan Dibuang Sepenuhnya dari Istana

Ada Kemungkinan Pangeran Harry dan Meghan Dibuang Sepenuhnya dari Istana

Lifestyle | Selasa, 27 April 2021 | 10:34 WIB

Terkini

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

×