Banyak Penyebabnya, Simak 8 Kondisi yang Bikin Menstruasi Telat

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:06 WIB
Banyak Penyebabnya, Simak 8 Kondisi yang Bikin Menstruasi Telat
Ilustrasi menstruasi, tampon, pembalut (Unsplash)

Suara.com - Setiap perempuan memiliki siklus menstruasi bervariasi, jadi menstruasi yang terlambat relatif berbeda. Panjang siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari, tetapi bisa berkisar antara 21 hingga 45 hari tergantung pada usia Anda. 

Dalam hal ini maka Anda perlu mengenali rutinitas menstruasi agar mengetahui apakah menstruasi tidak teratur. Melansir dari Insider, berikut beberapa penyebab telat menstruasi, antara lain:

1. Olahraga

Jennifer Lincoln, MD, seorang OB-GYN di Providence Health & Services Oregon Lincoln mengatakan bahwa kebiasaan olahraga yang baru dapat memengaruhi menstruasi. Efek ini meningkat dengan adanya olahraga ekstrem. 

Aktivitas fisik dalam jumlah tinggi dapat memengaruhi hormon tertentu yang terlibat dengan siklus menstruasi.

2. Kehamilan

Sudah diketahui bahwa kehamilan bisa menjadi alasan tidak menstruasi.

"Ini biasanya menjadi hal pertama yang ada di benak orang ketika mereka melewatkan suatu periode menstruasi," kata Lincoln. 

Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)
Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)

3. Tertekan 

baca juga

Jika Anda stres, maka bisa berpengaruh pada hormon dan menstruasi. 

4. Kontrasepsi

Kontrasepsi bisa membuat menstruasi terlambat atau tidak terjadi sama sekali. "Banyak orang dengan aman menggunakan kontrasepsi untuk mengalami menstruasi ringan atau menunda menstruasi," kata Lincoln.

5. PCOS

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi sekitar 10 persen orang usia subur. 

"Salah satu ciri PCOS adalah anovulasi atau tidak melepaskan sel telur secara teratur. Hal ini dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur dan apa yang kita sebut pendarahan anovulatori," kata Lincoln. Ini juga dapat menyebabkan periode yang terlewat atau periode yang lama

6. Berat badan rendah

Jika tubuh Anda kekurangan berat badan atau kurang gizi, maka tubuh tidak akan mampu mendukung kehamilan, jadi tubuh Anda beralih ke mode bertahan hidup dan membatalkan ovulasi.

7. Obesitas

Jaringan lemak tambahan pada orang yang kelebihan berat badan dapat menghasilkan estrogen berlebih. "Ini dapat mengacaukan siklus menstruasi normal tubuh Anda," kata Lincoln.

8. Tiroid

Tiroid adalah kelenjar yang menghasilkan hormon dan mengatur metabolisme. Jika Anda memiliki penyakit tiroid seperti penyakit Hashimoto, ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi siklus menstruasi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Simulasi Pria Rasakan Nyeri Wanita Saat Menstruasi, Kok Bisa?

Viral Video Simulasi Pria Rasakan Nyeri Wanita Saat Menstruasi, Kok Bisa?

Hits | Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:56 WIB

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:00 WIB

Cek Fakta: Benarkah Vaksin Covid-19 Berisiko Bagi Wanita yang Menstruasi?

Cek Fakta: Benarkah Vaksin Covid-19 Berisiko Bagi Wanita yang Menstruasi?

Hits | Jum'at, 14 Mei 2021 | 13:49 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×