Banyak Negara Bagian India Mengumumkan Infeksi Jamur Hitam Menjadi Epidemi

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 22 Mei 2021 | 09:11 WIB
Banyak Negara Bagian India Mengumumkan Infeksi Jamur Hitam Menjadi Epidemi
Infeksi jamur hitam atau mukormikosis (Core.ac.uk)

Suara.com - Negara di seluruh India telah mengumumkan epidemi 'jamur hitam' karena kasus infeksi langka yang berisiko fatal telah meningkat pada penyintas Covid-19.

Sejauh ini lima da negara bagian, Tamil Nadu, Odisha, Gujarat, Rajasthan dan Telangana, yang menyatakan jamur hitam sebagai epidemi. Diperkirakan negara bagian lain akan menyusul.

Infeksi jamur mukormikosis memiliki angka kematian hingga 50 persen. Penyakit ini awalnya akan muncul di hidung penderita, tetapi kemudian dapat menyebar ke otak.

Seringkali infeksi ini hanya dapat disembuhkan dengan operasi pengangkatan mata atau bagian tengkoran dan rahang, lapor The Guardian.

Umumnya infeksi ini langka. Tetapi sekarang, sebanyak 7.200 orang di India sudah menderita mukormikosis dan 219 orang meninggal akibat infeksi jamur hitam tersebut.

Infeksi jamur hitam atau mukormikosis (Core.ac.uk)
Infeksi jamur hitam atau mukormikosis (Core.ac.uk)

Sebagian besar infeksi ini menyerang penderita Covid-19 parah. Ahli kesehatan setempat menduga hal itu berkaitan dengan penggunaan staroid yang berlebihan untuk mengobati infeksi virus corona.

Obat tersebut jika digunakan secara berlebihan dan dalam waktu lama dapat membahayakan sistem kekebalan secara akut.

Tingginya penderita diabetes di India juga diduga menjadi salah satu faktornya, mengingat India merupakan negara dengan tingkat diabetes tertinggi kedua di dunia. Kadar gula tinggi dapat menyebabkan tubuh mudah meradang.

Selain itu, pasien Covid-19 yang menggunakan ventilator juga terinfeksi akibat saluran udara terpapar kelembapan.

baca juga

Infeksi disebabkan oleh spora jamur mucormycetes yang terdapat di tanah dan bahan organik, biasanya dihirup oleh manusia dari udara.

Spora jamur masuk ke dalam tubuh dan menyebar di sekitar hidung dan rongga mata, menyebabkan hidung menghitam. Jika tidak dihentikan akan berpindah secara fatal ke otak.

Orang sehat biasanya dapat melawan infeksi ini, tetapi jamur akan menyebar secara cepat pada orang yang memiliki kekebalan terganggu.

“Jika spora memiliki akses ke (kadar) gula tinggi, spora akan tumbuh. Kami telah melihat hal ini terjadi pada pasien Covid-19 dengan diabetes dan gula yang tidak terkontrol, atau yang mengalami gangguan kekebalan atau telah diberi penekan kekebalan (steroid)," kata Balram Bhargava, direktur Indian Council of Medical Research.

Meningkatnya kasus menyebabkan kekurangan obat-obatan. Tetapi pemerintah mengatakan mereka sedang mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Corona di India Sebabkan Wabah Jamur Hitam, Mata Pasien Diambil

Penanganan Corona di India Sebabkan Wabah Jamur Hitam, Mata Pasien Diambil

Batam | Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:18 WIB

India Kekurangan Obat Antijamur untuk Atasi Infeksi 'Jamur Hitam' Mematikan

India Kekurangan Obat Antijamur untuk Atasi Infeksi 'Jamur Hitam' Mematikan

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 12:40 WIB

Infeksi Jamur Hitam di India Rawan Menyerang Penderita Diabetes

Infeksi Jamur Hitam di India Rawan Menyerang Penderita Diabetes

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×