Suntik Vaksin Covid-19, Orang dengan Masalah Kesehatan Ini Harus Hati-Hati

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 25 Mei 2021 | 20:05 WIB
Suntik Vaksin Covid-19, Orang dengan Masalah Kesehatan Ini Harus Hati-Hati
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Efek samping vaksin Covid-19 termasuk demam tinggi, menggigil atau mual. Tapi, beberapa orang dengan masalah medis mendasar bisa mengalami efek samping yang tak biasa dari suntik vaksin Covid-19.

Menurut Mayo Clinic, masalah medis tertentu bisa mempengaruhi penggunaan vaksin Covid-19. Situs kesehatan ini memperingatkan semua orang untuk memberi tahu dokter mengenai masalah medis yang dideritanya sebelum suntik vaksin Covid-19.

Bagi orang yang memiliki masalah pendarahan, seperti hemophilia harus berhati-hati untuk suntik vaksin Covid-19. Karena, suntik vaksin mungkin akan memperburuk kondisi ini. Sedangkan, orang dengan masalah sistem kekebalan juga bisa menurunkan efek penggunaan vaksin Covid-19.

Sedangkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dengan vaksin HIV dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena penyakit atau pengobatan lain mungkin berisiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 yang parah.

"Mereka mungkin bisa menerima suntikan vaksin Covid-19, tapi mereka harus menyadari data yang terbatas mengenai keamanannya. Karena, informasi tentang keamanan vaksin Covid-19 untuk orang dengan sistem kekebalan yang lemah dalam kelompok ini belum tersedia," jelas CDC dikutip dari Express.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

CDC mengatakan orang dengan kondisi autoimun bisa menerima suntikan vaksin Covid-19. Tapi, mereka harus menyadari bahwa sekarang ini belum ada data mengenai kemanan kelompok ini menerima suntikan vaksin Covid-19.

Sedangkan, orang dengan riwayat alergi signifikan sebaiknya tidak menerima suntikan vaksin yang masih baru, seperti vaksin Covid-19. Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) mengatakan nasihat itu berlaku untuk semua orang yang memiliki reaksi alergi signifikan terhadap obat-obatan, makanan atau vaksin.

"Siapa pun yang memiliki reaksi alergi signifikan terhadap vaksin, obat-obatan atau makanan, seperti riwayat reaksi anafilaktoid tidak boleh suntikan vaksin Pfizer," jelasnya.

Selain itu, pasien dengan kelainan trombosit rendah, seperti ITP juga harus berhati-hati menerima suntikan vaksin Covid-19 untuk mencegah pembentukan hematoma.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pfizer Uji Coba Suntikan Penguat Vaksin Covid-19 pada Orang Dewasa, Begini Efeknya

Pfizer Uji Coba Suntikan Penguat Vaksin Covid-19 pada Orang Dewasa, Begini Efeknya

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 18:57 WIB

Dua Vaksin Covid-19 Ini Diklaim Sangat Efektif Matikan Varian India

Dua Vaksin Covid-19 Ini Diklaim Sangat Efektif Matikan Varian India

Tekno | Senin, 24 Mei 2021 | 05:45 WIB

Mengapa Vaksin Covid-19 Diberikan di Lengan Atas? Ini Penjelasan Medisnya!

Mengapa Vaksin Covid-19 Diberikan di Lengan Atas? Ini Penjelasan Medisnya!

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 07:14 WIB

Terkini

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:38 WIB

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:29 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

×