Mengapa Vaksin Covid-19 Diberikan di Lengan Atas? Ini Penjelasan Medisnya!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 24 Mei 2021 | 07:14 WIB
Mengapa Vaksin Covid-19 Diberikan di Lengan Atas? Ini Penjelasan Medisnya!
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Suara.com - Ada beberapa cara memasukkan vaksin ke tubuh, mulai dari oral (melalui mulut), suntikan di bahwa kulit (subtukan), hingga suntikan di otot (intramuskular). Vaksin Covid-19 merupakan jenis suntik intramuskular.

Namun, mengapa vaksin Covid-19 diberikan ke otot?

Ternyata, otot juga memiliki sel kekebalan. Ini adalah tempat pemberian vaksin sangat baik karena jaringan otot memiliki sel-sel kekebalan yang penting.

Sel kekebalan tersebut mengenali antigen, sepotong kecil virus atau bakteri yang dibawa oleh vaksin untuk merangsang respon kekebalan, lapor Science Alert.

Dalam kasus vaksin Covid-19, vaksin tidak memasukkan antigen. Melainkan memberikan cetak biru, atau fragmen-fragmen kecil dari virus, untuk memproduksi antigen.

Ilustrasi Vaksin Gotong Royong. (Dok: Mayora Group)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Dok: Mayora Group)

Kemudian, sel-sel kekebalan di jaringan otot mengambil antigen tersebut dan memaparkannya ke kelenjar getah bening.

"Menyuntikkan vaksin ke jaringan otot membuat vaksin tetap terlokalisasi, memungkinkan sel kekebalan 'membunyikan alarm' ke sel kekebalan lain dan mulai bekerja," kata Libby Richards, Associate Professor of Nursing dari Purdue University, Indiana.

"Setelah vaksin dikenali oleh sel kekebalan di otot, sel-sel ini membawa antigen ke pembuluh getah bening, yang mengangkut sel kekebalan pembawa antigen ke kelenjar getah bening," sambungnya.

Kelenjar getah bening merupakan komponen kunci dari sietem kekebalan. Ini mengandung lebih banyak sel kekebalan yang mengenali antigen dalam vaksin dan memulai proses kekebalan untuk menciptakan antibodi.

baca juga

Faktor penentu lain dalam lokasi pemberian vaksin adalah ukuran otot.

Orang dewasa dan anak-anak berusia tiga tahun ke atas cenderung menerima vaksin di lengan atas di deltoid (dekat pundak). Anak-anak bayi menerima vaksin di bagian tengah paha karena otot lengan mereka lebih kecil dan kurang berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Riau Minta 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 di Kota Dumai Dihabiskan

Gubernur Riau Minta 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 di Kota Dumai Dihabiskan

Riau | Minggu, 23 Mei 2021 | 18:04 WIB

Suntik Vaksin Covid-19, Berapa Lama Efek Samping Bisa Bertahan?

Suntik Vaksin Covid-19, Berapa Lama Efek Samping Bisa Bertahan?

Health | Minggu, 23 Mei 2021 | 16:03 WIB

Perusahaan Susu hingga Alkohol di Filipina Tak Dapat Akses Vaksin Covid-19

Perusahaan Susu hingga Alkohol di Filipina Tak Dapat Akses Vaksin Covid-19

Bisnis | Minggu, 23 Mei 2021 | 08:20 WIB

Terkini

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

×