Update Covid-19 Global: Kasus Baru Salip Indonesia, Malaysia Akan Lockdown Total

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:23 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Baru Salip Indonesia, Malaysia Akan Lockdown Total
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus Covid-19 masih saja merangkak naik di berbagai negara, salah satunya Malaysia yang jumlah infeksi baru mencapai 8.290 kasus. Jumlah ini melampaui infeksi baru Indonesia yang hari ini bertambah 5.862 kasus.

Berdasarkan data Worldometers, Sabtu (29/5/2021) total kasus Covid-19 dunia mencapai 170,1 juta kasus. Dalam sehari infeksi baru bertambah 496 ribu kasus.

Hari ini baru saja dikabarkan 11.720 warga dunia menghembuskan napas terakhirnya karena Covid-19, sehingga total kematian dunia mencapai 3,5 juta kasus. Kini sudah ada 152 juta orang berhasil dinyatakan sembuh.

Kini masih ada 14,6 juta warga dunia yang berstatus positif Covid-19, dari jumlah itu 14,5 juta di antaranya dalam kondisi tidak bergejala atau bergejala ringan. Sisanya sebanyak 93.348 orang dalam kondisi serius atau sedang kritis.

Infeksi baru Malaysia melampaui Indonesia

Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Mengutip Channel News Asia, Malaysia selama empat hari berturut-turut mencetak rekor infeksi baru, yaitu mencapai 8.290 kasus. Ini adalah pertama kalinya Malaysia mencetak rekor kasus baru di atas 8.000. 

Peningkatan kasus baru ini juga dibarengi dengan meningkatnya pasien Covid-19 yang butuh perawatan intensif di ICU, bahkan menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator.

Kini Malaysia membukukan total infeksi Covid-19 sebanyak 549.514  kasus. Dimana 72.823 kasus di antaranya sedang aktif atau bisa menularkan orang lain.

Negeri Jiran itu sudah sejak 19 Mei lalu, mengalami kenaikan infeksi baru di atas 6.000 kasus.

baca juga

Melihat data ini Malaysia dipastikan akan menutup semua sektor ekonomi dan kegiatan sosial, dan akan lockdown total di seluruh negara.

Lockdown rencananya akan dimulai sejak 1 Juni hingga 14 Juni 2021. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Muhyiddin pada Jumat,.28 Mei 2021 malam.

Meski begitu hanya sektor ekonomi dan jasa penting yang terdaftar di Dewan Keamanan Nasional saja yang diizinkan selama masa lockdown.

"Keputusan ini diambil setelah memperhitungkan situasi penularan Covid-19 di Malaysia saat ini, dengan jumlah kasus harian melebihi 8.000 dan kasus aktif mencapai 70.000," terang Muhyiddin melalui keterangnnya.

Sedangkan di Indonesia, hari tercatat 5.862 infeksi baru sehingga total kasus mencapai 1,8 juta. Adapun kematian hari ini bertambah 193 orang, dari total 50.100 orang yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19.

Saat ini Indonesia masih menyisakan 98.704 kasus aktif atau jumlah orang yang bisa menularkan Covid-19. Adapun jumlah kasus yang sembuh tercatat sebanyak 1,6 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Lingkungan di Medan Diisolasi, Bobby Nasution Jamin Makan dan Vitamin Warga

2 Lingkungan di Medan Diisolasi, Bobby Nasution Jamin Makan dan Vitamin Warga

Sumut | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:14 WIB

Wabah Kembali Parah, Dalam Sehari Ada 8.290 Kasus Corona Baru di Malaysia

Wabah Kembali Parah, Dalam Sehari Ada 8.290 Kasus Corona Baru di Malaysia

Batam | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:04 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, 2 Lingkungan di Medan Diisolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, 2 Lingkungan di Medan Diisolasi

Sumut | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:01 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×