Menteri Bintang Sebut Kontroversi Sinetron Zahra Bisa Jadi Bahan Evaluasi

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 06 Juni 2021 | 14:19 WIB
Menteri Bintang Sebut Kontroversi Sinetron Zahra Bisa Jadi Bahan Evaluasi
Menteri Bintang Puspayoga (Dok. KemenPPPA)

Suara.com - Belum lama ini masyarakat dihebohkan dengan kontroversi proses produksi sinetron Zahra, yang mempekerjakan gadis berusia 14 tahun untuk berperan sebagai istri ketiga dan melakoni alur cerita dilema ala orang dewasa.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan, kasus Sinetron Zahra bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bagi rumah produksi di Indonesia.

Rumah produksi diharapkan dapat menghasilkan konten atau penyiaran yang mendidik, bermanfaat, sekaligus memberi perlindungan pada anak.

"Konten apa pun yang ditayangkan oleh media penyiaran, jangan dilihat dari sisi hiburannya semata. Tetapi juga perlu mengandung informasi yang mendidik dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Menteri Bintang lewat keterangan rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (5/6/2021) kemarin.

Kata Menteri Bintang, pemerintah tengah berjuang keras dalam mencegah pernikahan usia anak, sehingga setiap media yang memproduksi konten yang melibatkan anak, harus mengikuti prinsip pedoman perlindungan anak.

Ia juga menyebutkan agar produksi dari suatu konten media, harus memenuhi aspek perlindungan terhadap anak dan juga perempuan.

Tidak hanya itu, orang tua pemeran juga diminta lebih bijaksana dalam memilih peran yang tepat dan selektif, sebelum menyetujui peran yang akan dimainkan oleh anaknya.

"Saya meminta orangtua sebelum menandatangani kontrak, untuk betul-betul mempelajarai skenario yang akan diperankan oleh anaknya. Apakah ada unsur pelanggaran hak anak dan perempuan atau tidak," ungkapnya.

Bukan hanya konten, Menteri Bintang juga meminta rumah produksi dan stasiun televisi selalu mempertimbangkan keamanan dan masa depan anak pada proses pembuatannya.

baca juga

"Saya juga mengapresiasi dan mendukung sikap kritis masyarakat untuk terus mendukung pemenuhan hak anak di Indonesia. Dan saya juga apresiasi kepada KPAI atas langkah cepatnya atas isu tersebut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Sinetron Zahra Disetop, Komisi I DPR: Ceritanya Absurd dan Tak Pantas Ditonton Anak!

Minta Sinetron Zahra Disetop, Komisi I DPR: Ceritanya Absurd dan Tak Pantas Ditonton Anak!

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 10:36 WIB

Heboh Sinetron Zahra, Borok Alvin Faiz Diungkap Larissa Chou

Heboh Sinetron Zahra, Borok Alvin Faiz Diungkap Larissa Chou

Entertainment | Sabtu, 05 Juni 2021 | 21:58 WIB

Picu Protes, Sinetron Suara Hati Istri Disetop Tayang Sementara

Picu Protes, Sinetron Suara Hati Istri Disetop Tayang Sementara

Kalbar | Sabtu, 05 Juni 2021 | 13:58 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×