Virus Corona Varian Delta Diduga Picu Diabetes Tipe Baru, Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 10 Juni 2021 | 12:36 WIB
Virus Corona Varian Delta Diduga Picu Diabetes Tipe Baru, Ini Kata Ahli!
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Varian baru virus corona yang masuk dalam golongan Delta diketahui bisa menyebabkan kerusakan pada sel beta di pankreas, yang memproduksi insulin dan mengatur kadar glukosa darah.

Dr Kothalker yang berbasis di Seven Star Hospital, India, mengatakan bahwa hal itu membutuhkan penyelidikan lebih lanjut. Tetapi, ia sudah melihat sekitar 40 persen lebih banyak pasien yang mengembangkan diabetes setelah menderita virus corona Covid-19.

Penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal and Nature menunjukkan infeksi virus corona Covid-19 bisa dikaitkan dengan timbulnya diabetes. Menurut The Telegraph, 14 persen pasien virus corona yang dirawat di rumah sakit mengalami diabetes pasca infeksi.

Dr Faye Riley, pejabat komunikasi Penelitian senior di Diabetes UK, mengomentari hubungan antara kondisi kesehatan dan virus corona. Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa virus corona mungkin memicu diabetes pada beberapa orang.

"Tetapi hal ini masih banyak yang harus dipelajari, terutama tentang virus corona secara langsung menyebabkan diabetes atau tidak," kata Dr Faye dikutip dari Express.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Bahkan Dr Faye juga menemukan tak hanya virus corona varian Delta yang berisiko memicu diabetes. Dr Faye merujuk laporan awal di mana 5 persen pasien virus corona terus mengembangkan diabetes 7 bulan setelah keluar dari rumah sakit.

"Orang-orang yang pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona 1,5 kali lebih mungkin didiagnosis menderita diabetes setelah dipulangkan," katanya.

Temuan ini juga telah membandingkan orang-orang dengan usia dan latar belakang sama yang belum pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19.

Menurut Dr Faye, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan diabetes karena peradangan yang terjadi. Peradangan akibat virus corona itu bisa menyebabkan resistensi insulin, sehingga tubuh tidak bisa menggunakan insulin yang diproduksi dengan tepat.

baca juga

"Penjelasan potensial lainnya dapat melibatkan ACE-2 - protein pada permukaan sel yang digunakan virus corona untuk masuk dan menginfeksi mereka," jelasnya.

Senada dengan Dr Kothalker, Dr Faye menyebutkan bahwa pankreas memainkan peran kunci dalam timbulnya diabetes. ACE-2 ditemukan di pankreas yang memainkan peran penting dalam bagaimana tubuh kita memproses glukosa.

Saat ini, penelitian yang sedang berlangsung mencari tahu virus corona bisa menyebabkan diabetes tipe baru secara langsung atau tidak. Sebuah penelitian kecil ini pun menemukan bukti bahwa virus menyerang dan menyebar di sel pankreas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tidak Bisa Paksa China Untuk Buka Data Asal-Usul Virus Corona Covid-19

WHO Tidak Bisa Paksa China Untuk Buka Data Asal-Usul Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 11:55 WIB

Perhatikan, Garis pada Kuku Bisa Jadi Tanda Pernah Terinfeksi Covid-19

Perhatikan, Garis pada Kuku Bisa Jadi Tanda Pernah Terinfeksi Covid-19

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 11:57 WIB

SAGE: Virus Corona Varian Delta 40 Persen Lebih Menular Ketimbang Alpha

SAGE: Virus Corona Varian Delta 40 Persen Lebih Menular Ketimbang Alpha

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 14:39 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB