Perhatikan, Garis pada Kuku Bisa Jadi Tanda Pernah Terinfeksi Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 08 Juni 2021 | 11:57 WIB
Perhatikan, Garis pada Kuku Bisa Jadi Tanda Pernah Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi kuku tidak sehat (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak gejala virus corona Covid-19 yang tidak biasa. Beberapa gejala juga bisa terasa cukup lama setelah seseorang pulih dari virus corona Covid-19.

Gejala virus corona tak biasa itu meliputi rambut rontok, perubahan pada beberapa anggota tubuh dan banyak macamnya. Kini, para ahli telah menemukan bukti bahwa gejala virus corona Covid-19 juga bisa terlihat pada kuku Anda.

Kesehatan kuku bisa menunjukkan banyak kondisi kesehatan Anda. Tapi, ini pertama kalinya para ahli menemukan gejala aneh pada kuku orang yang pernah terinfeksi virus corona Covid-19.

Seperti yang kita tahu dilansir dari Times of India, masa pemulihan beberapa pasien Covid-19 memang membutuhkan waktu cukup lama. Mereka mungkin juga masih merasakan gejalanya yang bertahan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah pulih.

Beberapa gejala yang bertahan lama ini bisa menjadi efek samping sisa atau hanya cara tubuh mengatasi infeksi virus corona Covid-19 tersebut. Dalam hal ini, perubahan pada kuku termasuk salah satu gejala infeksi sekaligus tanda seseorang pernah terinfeksi virus corona.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Pertama kalinya, para ahli epidemiologi Inggris, Tim Spector melalui aplikasi studi gejala Covid-19, menemukan kuku Covid-19 bisa menjadi salah satu efek samping yang dialami pasien virus corona Covid-19 setelah pulih.

Pasien virus corona Covid-19 yang pulih mungkin akan memiliki garis yang cukup jelas pada dasar kukunya. Banyak penyintas virus corona Covid-19 menanggapi temuan Tim Spector dan membicarakan tanda pada kukunya setelah berhasil melawan infeksi virus corona.

Meskipun, ini pertama kalinya orang menemukan efek samping tak biasa dari virus corona Covid-19 pada kuku. Tapi, garis pada dasar kuku ini dikenal sebagai garis kecantikan pada istilah medis.

Para ahli percaya bahwa stres atau penyakit ekstrem yang berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan bisa berdampak pada kuku. Menurut studi, kuku Covid-19 ini bisa muncul berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pulih dari virus corona.

Bahkan, kondisi ini tidak hanya mempengaruhi dasar kuku tetapi juga muncul di jari kaki. Tapi, penanda yang paling khas dari efek samping ini adalah alurnya, biasanya berwarna putih melintang di atas lempeng kuku.

Garis Beau ini juga bisa muncul dalam bentuk tonjolan, lekukan dan muncul pada lebih dari satu lempeng kuku sekaligus. Kondisiini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk penyakit parah, infeksi virus dan penyakit penyerta, seperti diabetes tak terkontrol dan penyakit pembuluh darah.

Sama halnya dengan virus corona Covid-19, gejala kuku juga bisa dianggap sebagai cara peradangan yang terjadi pada kulit. Karena, virus corona juga merupakan penyakit yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh, sehingga kesehatan kuku bisa terkena dampak buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Generasi Milenial Juga Bisa Alami Hipertensi, Cegah dengan Metode "CERDIK"

Generasi Milenial Juga Bisa Alami Hipertensi, Cegah dengan Metode "CERDIK"

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 10:20 WIB

Asal-usul Virus Corona Covid-19 Belum Jelas, Kenapa Informasi Ini Penting?

Asal-usul Virus Corona Covid-19 Belum Jelas, Kenapa Informasi Ini Penting?

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 17:00 WIB

Penelitian Temukan Remaja 3 Kali Lebih Berisiko Rawat Inap akibat Virus Corona

Penelitian Temukan Remaja 3 Kali Lebih Berisiko Rawat Inap akibat Virus Corona

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB