Orangtua Wajib Tahu, Ini 3 Karakter Anak dalam Beradaptasi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 29 Juni 2021 | 13:36 WIB
Orangtua Wajib Tahu, Ini 3 Karakter Anak dalam Beradaptasi
Ilustrasi anak (Pexels/Tima Miroshnichenko)

Suara.com - Anak bukan hanya akan mengalami pertumbuhan fisik dan kemampuan berpikir, tetapi juga pertumbuhan psikis

Dokter spesialis kesehatan jiwa dr. Anggia Hapsari, Sp.KJ mengatakan, penting bagi orangtua memahami gaya perilaku anak dan caranya dalam merespon sesuatu, tergantung dari karakter yang dimilikinya.

Menurut dokter Anggia, orangtua harus memahami karakter setiap anaknya satu per satu. Karena meski saudara kandung, tetapi setiap anak bisa memiliki karakter masing-masing.

"Ada 3 tipe karakter pada anak dalam merespon sesuatu. Peratama easy child. Tipe ini anak-anak punya mood yang baik, akan dengan cepat beradaptasi dengan suasana baru ataupun pengalaman baru," kata dokter Anggia dalam webinar RS Pondok Indah, Selasa (29/6/2021). 

Anak dengan karakter easy child terlihat bisa cepat akrab dengan sendirinya terhadap lingkungan atau suasana baru.

Namun dokter Anggia mengingatkan agar orangtua tetap harus terlibat dan menunjukkan minat terhadap segala hal yang dilakukan oleh anak. 

Jangan sampai orangtua jutru terlalu cuek karena menanggap anak selalu bisa melakukan apa pun sendiri.

"Kenalkan rambu-rambu mana yang boleh dan mana yang tidak, terutama ketika bertemu dengan orang asing baik langsung maupun online," jelasnya.

Tipe kedua karakter slow to warm up child. Anak biasanya lebih banyak membutuhkan beradaptasi daripada anak easy child.

baca juga

Dokter Anggia mengatakan, anak dengan karakter ini membutuhkan lebih banyak dorongan untuk bisa beradaptasi.

"Karena biasanya mereka akan lebih sering menarik diri. Biasanya anak tipe seperti ini anak pemalu.  Orangtua juga harus bisa beradaptasi dengan jauhi dari sikap over protektif artinya jangan terlalu banyak alarm. Melarang untuk hal yang prinsipil saja," sarannya.

Menurutnya, terlalu sering melarang anak justru akan semakin tinggi rasa ketakutan anak. Jangan juga memberi label tertentu kepada anak karena bisa terekam oleh otaknya dan membenarkan label tersebut.

"Jangan label mereka dengan kata-kata negatif. Seperti 'masa gitu aja malu', 'masa gitu aja nangis'. Karena kalau mulai dengan kalimat tersebut, anak akan merasa dirinya memang penakut, pemalu," ucapnya.

Karakter ketiga difficult child, yakni selalu kesulitan untuk beradaptasi dan bingung terhadap perubahan.

Sehingga suasana hatinya jadi mudah rewel bahkan berontak. Orangtua tentu butuh ekstra bersabar dalam memahami karakter anak tersebut.

"Paling penting juga harus memiliki aturan dan jelas. Ketika membuat aturan, orangtua harus konsisten, baik ayah dan ibu bekerja sama untuk konsisten supaya tidak ada celah."

"Kemudian buat harapan yang realistis jangan terlalu banyak perkataan yang mengancam. Karena kalau terlalu banyak anak-anak akan menganggap ancaman itu hal yang biasa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Desa di Deli Serdang Diterjang Puting Beliung, 1 Anak Tewas

5 Desa di Deli Serdang Diterjang Puting Beliung, 1 Anak Tewas

Sumut | Selasa, 29 Juni 2021 | 13:14 WIB

Bikin Warganet Gemas! Ayahnya Masinis, Viral Video Bocah Dijemput Kondangan Naik KRL

Bikin Warganet Gemas! Ayahnya Masinis, Viral Video Bocah Dijemput Kondangan Naik KRL

Kalbar | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:57 WIB

Bikin Mewek, Murid Ini Hanya Terdiam Saksikan Temannya Beri Bunga pada Ibu Mereka

Bikin Mewek, Murid Ini Hanya Terdiam Saksikan Temannya Beri Bunga pada Ibu Mereka

Tekno | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×