Update Covid-19 Global: Kasus Positif Harian Indonesia Kedua Terbanyak di Dunia

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 06 Juli 2021 | 08:21 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Positif Harian Indonesia Kedua Terbanyak di Dunia
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Banyak negara di dunia masih mengalami penambahan kasus positif Covid-19. Dikutip dari situs worldometers.info, dalam 24 jam terakhir ada 334.562 orang terkonfirmasi positif Covid-19 diseluruh dunia. 

Demikian pula dengan angka kematian. Diseluruh dunia tercatat 6.018 orang meninggal dalam satu hari kemarin, setelah terinfeksi Covid-19. 

Akumulasi jumlah kasus Covid-19 sejak awal pandemi hingga Selasa (6/7) pukul 07.30 WIB telah mencapai 184,91 juta. Sementara angka kematian genap 4 juta.

Dalam 24 jam terakhir, kasus positif Covid-19 harian terbanyak terjadi di India dengan jumlah 34.067 kasus. Disusul Indonesia yang kembali pecah rekor dengan laporan kasus baru mencapai 29.745 kasus.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Laporan kasus positif harian Indonesia bahkan lebih banyak dari beberapa negara di Amerika dan Eropa. Seperti Kolombia yang melaporkan 25.366 kasus, Brasil 22.703 kasus, bahkan Amerika Serikat 4.399 kasus.

Sedangkan di Eropa, kasus positif harian paling banyak terjadi di Inggris dengan jumlah 27.334 kasus. Disusul Rusia 24.353 kasus dan Spanyol 10.675 kasus. 

Indonesia kini berada di peringkat 16 dunia dengan total kasus Covid-19 lebih dari 2,31 juta dan jumlah kematian sebanyak 61.140 jiwa.

Akibat lonjakan kasus positif virus corona selama beberapa pekan terakhir, jumlah kasus aktif Covid-19 juga meningkat hingga kini mencapai 309.999 kasus. Peningkatan kasus aktif itu juga tercermin dari penuhnya tingkat perawatan di rumah sakit.

Di beberapa daerah, terutama zona merah, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 melebihi 90 persen. Juga tak sedikit yang kekurangan tabung oksigen medis.

baca juga

Satgas Penanganan Covid-19 menyebut mobilitas pemudik dan kedatangan tenaga kerja Indonesia dari negara lain menjadi beberapa faktor penyebab lonjakan kasus positif saat ini. 

Selain itu, sejumlah varian baru virus corona yang telah menyebar di Indonesia juga membuat kasus positif meningkat tinggi. Terutama akibat penyebaran varian Delta yang berasal dari India. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Juli, 56 Persen Tempat Tidur Rumah Sakit di Jambi Terisi Pasien COVID 19

Awal Juli, 56 Persen Tempat Tidur Rumah Sakit di Jambi Terisi Pasien COVID 19

Sumsel | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:16 WIB

Darurat! Singkawang Zona Merah COVID-19

Darurat! Singkawang Zona Merah COVID-19

Kalbar | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:14 WIB

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi COVID-19 di 16 Bandara se-Indonesia

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi COVID-19 di 16 Bandara se-Indonesia

Jakarta | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:09 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×