Pakai Vaksin AstraZeneca, Pria 57 Tahun Ini Alami Lumpuh Kaki

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 07 Juli 2021 | 16:10 WIB
Pakai Vaksin AstraZeneca, Pria 57 Tahun Ini Alami Lumpuh Kaki
Ilustrasi pasien lumpuh karena vaksin Covid-19 (Unsplash)

Suara.com - Seorang pria 57 tahun mengalami kelumpuhan setelah beberapa hari suntik vaksin Covid-19. Pria bernama Anthony Shingler itu mengalami efek samping yang sangat langka sehingga harus terbaring di tempat tidur.

Sebelumnya, Anthony, seorang penjaga keamanan ini mendapatkan suntikan pertama vaksin AstraZeneca 3 bulan lalu. Setelah itu, ia didiagnosis menderita sindrom Guillain-Barre (GBS), yakni kondisi langka dan serius yang disebabkan oleh saraf.

Selain Anthony, 4 orang di Inggris lainnya juga mengalami kondisi yang mengancam jiwa beberapa setelah suntik vaksin AstraZeneca. Sebanyak 3 dari 4 kasus yang terdeteksi di Inggris memiliki masalah kesehatan yang mendasar.

Anthony yang berasal dari Northwood, Stoke on Trent sempat mengalami gejala ringan sebelum kakinya mati rasa setelah suntik vaksin AstraZeneca. Nicola, Istri Anthony mengatakan suaminya selalu kesakitan setiap hari.

"Setelah vaksinasi, dia mengalami gejala ringan selama beberapa hari dan kakinya terasa sakit. Rasa sakit pada kakinya itu terus-menerus seperti sedang mendaki gunung dan terasa berat," kata Nicola, Istri Anthony dikutip dari The Sun.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca, vaksin Covid-19. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca, vaksin Covid-19. (Dok : Istimewa)

Nicola juga mengatakan bahwa suaminya masih mendapatkan SMS pengingat untuk melakukan suntikan kedua vaksin AstraZeneca selama terbaring di rumah sakit karena lumpuh.

Nicola pun bercerita bahwa efek samping vaksin Covid-19 yang dialami suaminya memburuk setelah dipulangkan dan dilarikan kembali ke Rumah Sakit Universitas Royal Stoke dan memakai ventilator.

Namun, para ahli setuju bahwa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 penuh atau dua kali sesuai anjuran jauh memberikan risiko kecil terinfeksi virus corona Covid-19, dibandingkan tidak suntik vaksin Covid-19 sama sekali.

Mereka mengakui bahwa ada beberapa orang yang mengalami reaksi serius setelah suntik vaksin Covid-19. Tapi, jumlahnya sangat kecil dibandingkan orang yang belum vaksinasi.

baca juga

Sementara itu, The Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency (MHRA) sedang memantau semua potensi efek samping vaksin Covid-19 yang telah dilaporkan, termasuk sindrom Guillain-Barre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Periset Ungkap Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Lambda

Periset Ungkap Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Lambda

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:45 WIB

Survei Median: 50 Persen Warga Usia 60 Tahun ke Atas Kurang Percaya Vaksin Covid-19

Survei Median: 50 Persen Warga Usia 60 Tahun ke Atas Kurang Percaya Vaksin Covid-19

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:52 WIB

Kenapa Lengan Nyeri Usai Suntik Vaksin Covid-19? Ternyata Ini Sebabnya

Kenapa Lengan Nyeri Usai Suntik Vaksin Covid-19? Ternyata Ini Sebabnya

Health | Selasa, 06 Juli 2021 | 20:20 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB