Kenapa Lengan Nyeri Usai Suntik Vaksin Covid-19? Ternyata Ini Sebabnya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 06 Juli 2021 | 20:20 WIB
Kenapa Lengan Nyeri Usai Suntik Vaksin Covid-19? Ternyata Ini Sebabnya
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)

Suara.com - Ada banyak efek samping suntik vaksin Covid-19 yang sifatnya ringan dan reaktogenik. Sebagian besar efek samping ini cenderung hilang sendiri tanpa perawatan medis khusus, salah satunya nyeri lengan.

Setelah Anda suntik vaksin Covid-19, Anda biasanya akan mengalami rasa sakit, nyeri dan terkadang membengkak di area lengan yang disuntik. Rasa sakit dan nyeri lengan merupakan salah satu efek samping paling umum dari suntik vaksin Covid-19.

Efek samping vaksin Covid-19 ini bisa muncul dalam beberapa cara. Sebagian besar, efek samping muncul dalam bentuk reaksi sistematis dan inflamasi.

Pada kebanyakan orang yang divaksinasi, nyeri di lengan yang disuntik atau mengalami nyeri, kaku dan kesulitan menggerakkan lengan. Meski begitu, mati rasa dan rasa sakit akibat vaksin Covid-19 bisa bersifat sementara.

Sebenarnya dilansir dari Times of India, rasa sakit dan nyeri di area suntikan salah satu efek samping dari suntikan vaksin Covid-19. Efek samping ini juga merupakan bagian dari respons lokal ketika Anda divaksinasi, yaitu efek yang muncul di area suntikan.

Orang suntik vaksin Covid-19 [Suara/ B. Rahmat]
Orang suntik vaksin Covid-19 [Suara/ B. Rahmat]

Reaksi yang menyebabkan nyeri lengan adalah cara tubuh pertama kali merasakan vaksin Covid-19. Saat Anda mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, tubuh akan menganggapnya sebagai cedera, seperti peradangan atau luka dan mengirimkan sel kekebalan ke lengan dan melemaskan pembuluh darah.

Sel-sel kekebalan juga menyebabkan peradangan, yang nantinya membantu Anda melindungi diri dari patogen yang sama jika Anda terinfeksi.

Selain rasa sakit, beberapa orang juga bisa mengalami rasa sakit, iritasi dan bengkak di area suntikan. Sedangkan, suntikan vaksin Covid-19 mRNA juga bisa menyebabkan bercak gatal dan bengkak di lengan.

Sebagian besar efek samping vaksin Covid-19 berlangsung selama 2-3 hari dan hal yang sama terjadi pada nyeri lengan setelah vaksinasi.

Jika Anda mengalami lebih banyak peradangan atau cenderung lebih sensitif terhadap rasa sakit, rasa sakit itu bisa meregang hingga 5 hari setelah vaksinasi. Jika rasa sakit tidak meredak seminggu setelah vaksinasi, Anda perlu konsultasi dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Coronavac, Ini Alur Pendaftaran Suntik Vaksin Covid-19 Perusahaan di RS Siloam Jogja

Pakai Coronavac, Ini Alur Pendaftaran Suntik Vaksin Covid-19 Perusahaan di RS Siloam Jogja

Jogja | Selasa, 06 Juli 2021 | 17:58 WIB

Viral Jarum Suntik Vaksin Pakai Bekas Pasien COVID-19, Nakes Lapor Polisi

Viral Jarum Suntik Vaksin Pakai Bekas Pasien COVID-19, Nakes Lapor Polisi

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 11:54 WIB

Usai Suntik Vaksin Moderna 2 Kali, Pria Ini Alami Pembekuan Darah Lalu Meninggal

Usai Suntik Vaksin Moderna 2 Kali, Pria Ini Alami Pembekuan Darah Lalu Meninggal

Health | Rabu, 30 Juni 2021 | 16:54 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB