Agar Tidak Ansos, Ini Tips Psikolog Ajarkan Anak Sosialisasi Selama Pandemi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 07 Juli 2021 | 17:30 WIB
Agar Tidak Ansos, Ini Tips Psikolog Ajarkan Anak Sosialisasi Selama Pandemi
Ilustrasi Anak-Anak. (pexels/@samerdaboul)

Suara.com - Anak balita yang masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan biasanya senang bermain dengan teman sebayanya. Namun akibat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, peluang anak untuk bermain di luar rumah juga bertemu dengan orang lain sangat terbatas.

Padahal bertemu teman sebaya maupun orang dewasa selain orangtuanya bisa menjadi stimulasi kemampuan sosialisasi anak. Psikolog Pritta Tyas Mangestuti mengatakan, stimulus sosial anak masih bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah dan bertemu orang selain anggota keluarga. 

"Salah satu kemampuan sosialisasi adalah kemampuan anak untuk bergantian. Keterampilan bergantian, menunggu giliran itu bisa kita stimulasi melalui bermain bersama dengan ayah, ibunya. Misalnya kita bermain bola lempar. Setelah menerima lemparan kemudian anak belajar memberikan bolanya ke kita," papar Pritta dalam webinar Wyeth S-26 Procal Nutrissentials, Rabu (7/7/2021). 

Ilustrasi Anak Vegetarian (Pexels/Ketut Subiyanto)
Ilustrasi Anak (Pexels/Ketut Subiyanto)

Kegiatan bermain yang nampaknya sepele tetapi sebenarnya bisa jadi pemantik  keterampilan sosial anak dalam hal sabar bergantian dengan orang lain. 

Kegiatan kedua, tips dari Pritta dengan melatih rasa empati lewat saling bercakap-cakap, berbagi perasaan antara anak dan orangtua. Lewat permainan juga bisa dilakukan dengan bermain pura-pura, seperti masak-masakan ataupun dokter-dokteran. 

"Dari main pura-pura itu anak bisa memahami apa yang orang lain perlukan," kata Pritta.


Terakhir keterampilan bersosialisasi sangat bisa dilatih dengan cara menyatakan perasaan orangtua kepada anak juga melibatkan mereka dalam urusan rumah. 

Pritta mencontohkan, tak ada salahnya ibu mengungkapkan dirinya lelah setelah seharian bekerja di rumah atau mengurus segala kebutuhan keluarga. Dengan begitu bisa memantik anak untuk berpikir membantu ibunya menghilangkan rasa lelahnya.

"Itu sebetulnya kemampuan sosialisasi memahami apa yang dirasakan oleh orang lain dan memahami kebutuhan orang lain," ujarnya.

baca juga

Prita menambahkan, orangtua tak perlu khawatir anak jadi jarang melihat orang asing selama kondisi pandemi Covid-19? Sebab menurutnya, dari berbagai penelitian dibuktikan bahwa sebetulnya anak memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa.

Sehingga ketika situasi sudah lebih baik, anak akan bisa beradaptasi dengan lingkungan luar rumahnya. Meski memang pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

"Sebulan, dua bulan, nanti kalau pandemi udah selesai. Mungkin dia butuh waktu untuk agak kaku dulu, agak takut, tapi kemudian situasi akan kembali normal," pungkas Pritta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Psikolog, Ini 4 Cara Mengelola Stres

Saran Psikolog, Ini 4 Cara Mengelola Stres

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 16:37 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Orang Gampang Stres, Ini Kata Psikolog

Pandemi Covid-19 Bikin Orang Gampang Stres, Ini Kata Psikolog

Sumbar | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:10 WIB

PPKM Darurat Jangan Sampai Stres, Ini Tips dari Psikolog

PPKM Darurat Jangan Sampai Stres, Ini Tips dari Psikolog

Jawa Tengah | Selasa, 06 Juli 2021 | 19:00 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×