Tips Mengembalikan Penciuman, Cara Mengatasi Anosmia Penderita Covid-19

Rifan Aditya

Rabu, 14 Juli 2021 | 22:21 WIB
Tips Mengembalikan Penciuman, Cara Mengatasi Anosmia Penderita Covid-19
Tips Mengembalikan Penciuman, Cara Mengatasi Anosmia Penderita Covid-19 - Penyintas covid-19 terapi pulihkan indera penciuman (DW Indonesia)

Suara.com - Anosmia sering ditemui pada orang yang terpapar Covid-19. Bagaimana tips mengembalikan penciuman? Apa cara mengatasi anosmia ini?

Perlu diketahui, Anosmia merupakan kondisi saat hidung tidak dapat lagi mencium bau atau ketika indera penciuman hilang atau mulai tidak peka. Tips mengembalikan penciuman setelah anosmia pada penderita Covid-19 sebenarnya cukup mudah.

Verywell Health menyebutkan anosmia dapat disembuhkan lebih cepat. Berikut ini tips mengembalikan penciuman dan cara mengatasi anosmia.

Latihan Penciuman bagi Penderita Covid-19 yang Anosmia 

Sejumlah peneliti memaparkan bahwa latihan penciuman dapat membantu penderita mendapatkan kembali kemampuan untuk mendeteksi aroma dan bau. Namun, perlu diakui bahwa latihan itu belum diketahui seberapa efektifnya.

Latihan penciuman khususnya bagi penderita Covid-19 dan penyintas bisa dilakukan dengan praktik berulang kali memaparkan bau yang berbeda untuk mendeteksi aroma.

Paparan bau yang berulang diperkirakan bisa meningkatkan kapasitas neurogeneratif sel khusus di daerah hidung. Sel inilah yang bertanggung jawab untuk mengaktifkan indra penciuman.

Tata Cara Latihan Penciuman untuk Mengembalikan Penciuman 

Latihan penciuman juga diprediksi dapat meningkatkan konektivitas otak. Dengan latihan penciuman, pasien biasanya akan diminta untuk:

  • Mencium aroma tertentu dan mencoba memikirkan seperti apa aroma itu seharusnya.
  • Bisa juga dengan mengidentifikasi aroma apa yang sering digunakan.
  • Penderita anosmia disarankan melakukan latihan penciuman dua kali sehari dengan menghabiskan masing-masing 30 detik pada empat aroma berbeda.
  • Latihan penciuman ini minimal dilakukan selama empat bulan.

Tak dapat dipungkiri masih terlalu dini untuk mengatakan jika latihan penciuman menjadi satu-satunya cara mengatasi anosmia akibat virus corona yang ampuh. Namun tidak ada salahnya, latihan ini juga patut dicoba lantaran tak menimbulkan efek samping apapun. 

Keefektifan Latihan Penciuman 

Media kesehatan Health Line juga membenarkan jika latihan penciuman bisa menjadi terapi mengatasi anosmia yang dilakukan di rumah.

Saat melakukan latihan ini, pasien bisa mencium beberapa rangkaian bau kuat yang bisa ditemukan di rumah. Beri waktu 20 detik untuk mencium setiap bau dan lakukan tiga kali sehari selama enam minggu.

Health Line menyebutkan latihan penciuman dinilai paling efektif jika dilakukan dengan empat bau yang sama setiap harinya daripada mengubah-ubah bau yang dicium setiap hari.

Beberapa orang dengan kasus anosmia bahkan bisa merasakan benda yang diciumnya berbau busuk seperti bau sampah, karet terbakar, atau asap. Ini adalah akibat indra penciuman yang terdistorsi atau dikenal dengan istilah parosmia. Parosmia dapat berlangsung selama beberapa minggu atau lebih lama tetapi biasanya bersifat sementara.

INFOGRAFIS: 4 Bahan untuk Latih Penciuman saat Alami Anosmia
INFOGRAFIS: 4 Bahan untuk Latih Penciuman saat Alami Anosmia

Bahaya Anosmia

Sementara itu, Kementerian Kesehatan bahkan mencatat anosmia sebagai gejala yang paling sering terjadi pada orang yang terinveksi virus sars cov-2. Anosmia ditemukan pada penderita Covid-19 mulai dari gejala ringan, sedang, hingga berat.

Setelah menderita anosmia, gejala biasanya berlanjut ke ageusia atau kehilangan indra pengecapan. Kedua hal ini pada akhirnya akan berakibat buruk bagi penderitanya, seperti kehilangan nafsu makan hingga tidak dapat mencium aroma gas berbahaya.

Maka dari itu, latihan penciuman sebagai salah satu tips mengembalikan penciuman setelah anosmia pada penderita Covid-19 perlu dicoba. Demikian cara mengatasi anosmia yang perlu kalian ketahui.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Alami Mengembalikan Indra Penciuman yang Hilang Akibat Anosmia

Cara Alami Mengembalikan Indra Penciuman yang Hilang Akibat Anosmia

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 20:33 WIB

PT PYFA Prioritaskan Produksi Azithromycin dan D3-1000 Untuk Penderita Covid-19

PT PYFA Prioritaskan Produksi Azithromycin dan D3-1000 Untuk Penderita Covid-19

Press Release | Rabu, 14 Juli 2021 | 15:59 WIB

Pemerintah akan Bagikan 300 Ribu Paket Obat Buat Pasien OTG Hingga Gejala Anosmia Covid-19

Pemerintah akan Bagikan 300 Ribu Paket Obat Buat Pasien OTG Hingga Gejala Anosmia Covid-19

News | Senin, 12 Juli 2021 | 17:12 WIB

Anosmia: Gejala, Penyebab dan Obat Alami untuk Mengatasinya

Anosmia: Gejala, Penyebab dan Obat Alami untuk Mengatasinya

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 12:42 WIB

Melly Goeslaw Geram Penderita Covid-19 Dianggap Pendosa

Melly Goeslaw Geram Penderita Covid-19 Dianggap Pendosa

Entertainment | Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB