Vaksin Pfizer: Asal, Efek Samping, Efektivitas, Kelebihan, dan Harga

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 22 Juli 2021 | 18:45 WIB
Vaksin Pfizer: Asal, Efek Samping, Efektivitas, Kelebihan, dan Harga
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Coşkun)

Suara.com - Setelah sempat kedatangan vaksin Moderna, dan Vaksin AstraZeneva baru-baru ini, Indonesia dikabarkan akan kedatangan vaksin Pfizer.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam YouTube Sekretariat Presiden. Lalu, kapan vaksin pfizer masuk Indonesia?

"Ini ada lagi donasi vaksin gratis dari Covax Gavi, kita juga bulan ini akan masuk dari AstraZeneca, bulan Agustus nanti akan masuk dari Pfizer, sehingga jumlah vaksin yang masuk di semester kedua tahun ini akan semakin banyak," ujar Budi Gunadi Sadikin.

Dirangkum dari sejumlah sumber, berikut ini informasi mengenai vaksin pfizer terkait dengan asal, efek samping, harga dan efektivitas. Berikut rangkumannya.

Asal Vaksin Pfizer

Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]
Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]

Sebuah perusahaan Amerika bernama Pfizer di New York dan BioNTech, sebuah perusahaan bioteknologi Jerman yang berbasis di Jerman, mengembangkan vaksin Pfizer.

Pfizer adalah salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia. Selama bertahun-tahun, jutaan orang telah menggunakan beberapa obat esensial yang dibuat oleh perusahaan.

Salah satu penemuan mereka yang paling terkenal adalah EpiPen, yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, sementara penderita kecemasan mungkin akrab dengan Xanax, obat lain mereka.

Namun, BioNTech adalah pencetus vaksin. Didirikan oleh dua ilmuwan Jerman, perusahaan biasanya mengembangkan imunoterapi kanker tetapi selama pandemi, mereka telah mengalihkan perhatian mereka ke Covid-19.

baca juga

Harga Vaksin Pfizer

Vaksin produksi Pfizer-BioNTech ini memiliki harga berkisar pada US$19,50 atau sekitar Rp275.000 tiap dosisnya. Berbeda sedikit dengan vaksin Sinovac yang memiliki harga Rp200.000 per dosisnya.

Efektivitas vaksin Pfizer

Public Health England (PHE) mengkonfirmasi pada bulan Mei bahwa vaksin Pfizer 97% efektif dalam mencegah kematian akibat Covid-19. Setelah dosis pertama, perlindungan mencapai 80% dan meningkat menjadi 97% setelah vaksinasi kedua.

Keberhasilan vaksin konsisten di seluruh usia, jenis kelamin, ras dan semua demografi etnis, dan di seluruh peserta dengan berbagai kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Laporan lain langsung dari Pfizer mengkonfirmasi statistik ini. Ini juga membuktikan bahwa vaksin berhasil mencegah infeksi virus corona tanpa gejala maupun gejala, dan mereka yang tidak divaksinasi 44 kali lebih mungkin mengembangkan gejala Covid-19 daripada mereka yang telah divaksinasi lengkap.

Mereka yang belum memiliki vaksin juga 29 kali lebih mungkin meninggal akibat Covid-19. Itu muncul setelah data akhir baru-baru ini dirilis dari studi Fase 3 lebih dari 12000, yang ditindaklanjuti dengan setidaknya enam bulan setelah dosis kedua mereka.

Keefektifan vaksin Covid-19 yang telah terbukti menjadi salah satu alasan mengapa beberapa negara kini mewajibkan bukti status vaksin Covid-19 sebelum mengizinkan pelancong dari Inggris masuk. Dengan bukti vaksinasi ganda, negara-negara seperti Prancis mengizinkan pengunjung masuk tanpa masa karantina wajib.

Efek Samping Vaksin Pfizer

Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Sebagaimana jenis vaksin lainnya, Pfizer juga memiliki beberapa efek samping ringan yang mungkin dirasakan penggunanya. Dari sejumlah laporan berikut beberapa efek samping vaksin Pfizer yang paling sering muncul:

  • Nyeri pada bekas suntikan
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Menggigil
  • Demam

Efek samping tersebut justru banyak dirasakan penerima vaksin Pfizer setelah menerima dosis kedua.

Keunggulan Vaksin Pfizer

Salah satu, keunggulan vaksin Pfizer adalah menjadi vaksin pertama di Amerika Serikat yang mendapat izin untuk dipergunakan bagi anak-anak usia 12-15 tahun sebagaimana yang diungkapkann oleh pihak Food and Drug Administraton (FDA). Hal ini tentu selaras dengan pernyatan Presiden Joko Widodo yang ingin segera memberi vaksin pada anak-anak di Indonesia.

Selain itu, vaksin Pfizer juga terbukti efektif melawan varian Delta dan Kappa yang pertama kali ditemukan di India dengan syarat penyuntikan 2 dosis.

Dengan kedatangan vaksin Pfizer yang diperkirakan masuk ke Indonesia pada bulan Agustus mendatang diharapkan pemerintah dapat mencapat target pemberian vaksin kepada 181,5 juta rakyat Indoneisa pada akhir tahun, sebagaimana yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Terbaru! Dua Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Tokcer Lawan Covid-19 Varian Delta

Studi Terbaru! Dua Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Tokcer Lawan Covid-19 Varian Delta

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:45 WIB

Studi: 2 Dosis Vaksin Pfizer dan AztraZeneca Ampuh Lawan Varian Delta, 88 Persen Berhasil

Studi: 2 Dosis Vaksin Pfizer dan AztraZeneca Ampuh Lawan Varian Delta, 88 Persen Berhasil

Jatim | Kamis, 22 Juli 2021 | 10:00 WIB

Studi: Antibodi Penerima Vaksin Pfizer 10 Kali Lebih Tinggi Ketimbang Sinovac

Studi: Antibodi Penerima Vaksin Pfizer 10 Kali Lebih Tinggi Ketimbang Sinovac

Health | Jum'at, 16 Juli 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×