Waspadai Feses Berwarna Hijau, Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Bermasalah

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:50 WIB
Waspadai Feses Berwarna Hijau, Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Bermasalah
Ilustrasi buang air besar (Shutterstock)

Suara.com - Feses bisa menggambarkan tentang pola diet, kondisi kesehatan dan penyakit serius dalam tubuh Anda. Semua perubahan bentuk dan warna pada feses tergantung pada pola makan dan gaya hidup seharu-hari.

Tapi, perubahan mendadak dan drastis pada feses harus diperhatikan untuk mencegah hal buruk yang terjadi. Salah satunya feses berwarna hijau yang bisa disebabkan oleh kebanyakan makan sayuran hijau, seperti kangkong, brokoli dan bayam.

Konsumsi makanan berwarna biru juga bisa membuat feses berwarna hijau, seperti blueberry. Begitu pula makanan warna ungu dan hitam juga bisa membuat feses berubah warna menjadi hijau.

Feses kehijauan juga bisa disebabkan oleh empedu, yang merupakan tanda bahwa hati dan pancreas bekerja dengan baik.

Jika feses berwarna hijau disertai rasa tidak enak badan dan diare, itu bisa disebabkan oleh virus di usus seperti salmonella, giardia atau norovirus.

Semua virus itu bisa menyebabkan diare, sehingga kotoran lewat terlalu cepat melalui usus atau bakteri yang membantu mengubah feses menjadi kecokelatan terbunuh.

Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)

Selain itu dilansir dari The Sun, obat-obatan juga bisa mengubah feses menjadi hijau, termasuk beberapa antibiotik, kontrasepsi dan suplemen zat besi. Tapi, feses warna hijau seringkali disebabkan oleh konsumsi banyak sayuran hijau.

Hati Anda menghasilkan empedu untuk membantu pencernaan dan terkadang ini bisa membuat tinja Anda kehijauan Tapi, Anda harus mencuri bantuan medis bila menemukan tanda-tanda berikut.

  1. Feses berwarna hijau disertai rasa tidak enak badan dan Anda sedang tidak makan sayuran hijau.
  2. Feses berwarna hijau mendadak, sedangkan Anda sedang tidak mengubah pola makan.
  3. Feses berwarna hijau setelah transplantasi sumsum tulang.
  4. Feses berwarna hijau seiring waktu.

Idealnya, warna feses sedikit coklat jika Anda dalam kondisi sehat dan bugar. Tapi, perubahan kecil dalam pola makan bisa mengubah warna feses Anda.

Warna kecoklatan tersebut berasal dari sel darah merah yang mati dan limbah dari bakteri usus. Makan makanan hijau atau biru membuat feses berwarna hijau.

Temui dokter jika Anda mengalami perubahan ekstrem, tetapi sedikit variabilitas tidak masalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ragam Manfaat dari 5 Sayuran Hijau yang Biasa Kita Konsumsi

Ragam Manfaat dari 5 Sayuran Hijau yang Biasa Kita Konsumsi

Your Say | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:36 WIB

Jangan Sepelekan, Mudah Memar Bisa Jadi Indikasi 5 Kondisi Kesehatan Ini

Jangan Sepelekan, Mudah Memar Bisa Jadi Indikasi 5 Kondisi Kesehatan Ini

Jawa Tengah | Minggu, 27 Juni 2021 | 14:31 WIB

Bukan Sekadar Buang Gas, Kentut Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Berikut

Bukan Sekadar Buang Gas, Kentut Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Berikut

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB