Ilmuwan Sebut Obat Anjing Masitinib Berpotensi Jadi Antivirus Hadapi Pandemi Covid-19

Risna Halidi

Senin, 26 Juli 2021 | 11:35 WIB
Ilmuwan Sebut Obat Anjing Masitinib Berpotensi Jadi Antivirus Hadapi Pandemi Covid-19
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Suara.com - Sekelompok tim peneliti dari Universitas Chicago di Amerika Serikat tengah meneliti obat anjing seharga hampir Rp40 ribu per pil sebagai obat yang dapat menghentikan replikasi virus.

Diberitakan oleh Daily Mail, obat bernama Masitinib itu biasanya diberikan kepada anjing yang menderita kanker sebagai bagian dari terapi pengobatan.

Masitinib telah digunakan pada anjing selama sepuluh tahun terakhir, namun belum disetujui untuk digunakan pada manusia.

Padahal obat itu dipercaya juga memiliki potensi dalam mengobati kanker kulit, alzheimer, asma dan multiple sclerosis.

Kini tim peneliti berharap obat tersebut juga bisa memberi harapan dalam melawan perang pandemi virus corona penyebab Covid-19.

Lewat uji laboratorium, Masitinib diklaim dapat bekerja dan menghentikan replikasi virus yang sebabkan sakit. Studi juga menunjukkan obat tersebut bekerja dalam semua varian dan virus serupa yang membuat manusia sakit.

Hanya saja ujicoba tidak dilakukan pada manusia, tetapi baru pada tikus dan kultur sel.

Meski demikian, tim peneliti berencana melakukan penelitian lebih luas pada manusia dengan harapan berhasil.

Profesor Savas Tay - yang memimpin penelitian tersebut mengatakan zat penghambat protease utama virus SARS-Cov- 2 seperti Masitinib, bisa menjadi cara baru yang potensial mengobati pasien Covid-19 terutama pasien dengan gejala awal.

baca juga

"Covid-19 kemungkinan akan bersama kita selama bertahun-tahun dan (varian) virus corona baru akan terus muncul. Menemukan obat yang memiliki sifat antivirus dapat menjadi bagian penting dalam mengobati penyakit ini," katanya seperti yang dikutip Suara.com dari Daily Mail.

Dr Nir Drayman, salah satu penulis studi tersebut juga mengatakan bahwa Masitinib memiliki potensi untuk menjadi antivirus yang efektif, terutama pada pasien Covid-19 awal, karena sifat antivirus dari obat tersebut memiliki efek menyebar.

"Ini bukan wabah virus corona novel pertama, dan tidak akan menjadi yang terakhir. Selain vaksin, kita perlu perawatan baru untuk membantu mereka yang telah terinfeksi," tambahnya.

Pada uji klinis penyakit lain, obat anjing dengan merek Masivet dan dibuat oleh perusahan Perancis tersebut, terbukti aman pada manusia.

Hanya saja seperti obat lainnya, obat tersebut memiliki efek samping seperti diare, muntah, pergelangan kaki bengkak, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Penimbunan Obat Covid di Jakarta Barat, Polisi Klaim Kantongi Nama Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid di Jakarta Barat, Polisi Klaim Kantongi Nama Tersangka

News | Senin, 26 Juli 2021 | 11:05 WIB

Oseltamivir Bukan Obat Utama Covid-19 Lagi, dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Oseltamivir Bukan Obat Utama Covid-19 Lagi, dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Health | Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:27 WIB

Farmaplus.kemkes.go.id, Situs Cek Ketersediaan Obat Covid-19

Farmaplus.kemkes.go.id, Situs Cek Ketersediaan Obat Covid-19

Health | Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:03 WIB

Terkini

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 17:27 WIB

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:26 WIB

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

Jakmania Padati GBK: Antusiasme Tinggi, Suporter Komitmen Jaga Jakarta di Laga Kontra Persib

Jakmania Padati GBK: Antusiasme Tinggi, Suporter Komitmen Jaga Jakarta di Laga Kontra Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:12 WIB

Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara

Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:08 WIB

×