4 Ciri-Ciri Pasien Covid-19 yang Harus ke RS

Rifan Aditya

Senin, 26 Juli 2021 | 14:46 WIB
4 Ciri-Ciri Pasien Covid-19 yang Harus ke RS
Ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS - Ilustrasi pasien covid-19 di rumah sakit - Pasien COVID-19 di Kota Tangerang tengah menjalani perawatan. [Dok. Pemkot Tangerang]

Suara.com - Keterbatasan ruang isolasi dan perawatan untu pasien covid-19 di rumah sakit maka orang yang terjangkit dengan gejala ringan diminta untuk isoman di rumah. Namun ada kalanya pasien covid-19 harus segera dibawa ke rumah sakit dengan ciri-ciri tertentu. Maka, Anda wajib mengetahui ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS, untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS, biasanya menunjukkan gejala sedang hingga berat. Kondisi orang yang terkena covid-19 seperti ini tak lagi memungkinkan untuk dirawat di rumah atau isolasi mandiri. Mereka memang membutuhkan perawatan medis dan tim ahli.

Lalu apa saja ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS? Simak penjelasan berikut yang dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.

Ciri-Ciri Pasien Covid-19 yang Harus Ke RS

1. Nafas Per Menit yang Tinggi

Secara wajar, jumlah nafas per menit seseorang di kisaran 12 sampai 20 kali dalam kondisi tenang atau istirahat. Jika nafas yang dilakukan oleh penderita Covid-19 sudah melebihi 24 kali dalam satu menit, maka ada baiknya segera dibawa ke rumah sakit.

2. Saturasi Oksigen Menurun

Saturasi oksigen juga jadi hal selanjutnya yang wajib diperhatikan. Pasien bisa jadi kekurangan oksigen tanpa menunjukkan gejala apapun. Kondisi ini disebut happy hipoxia, dan bisa menjadi berbahaya untuk penderita Covid-19.

Angka saturasi oksigen pada seorang yang normal adalah antara 95% sampai dengan 100%. Sedikit menurun pada pasien Covid-19, namun ketika sudah berada jauh di bawah angka tersebut, Anda harus segera membawanya ke rumah sakit.

baca juga

3. Jumlah Detak Jantung

Ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS berikutnya adalah soal jumlah detak jantung. Seperti jumlah nafas per menit di poin sebelumnya, Anda juga harus memantau jumlah detak jantung setiap menitnya.

Secara wajar, jumlah detak jantung per menit adalah 120. Namun jika detak jantung meningkat secara drastis, segera bawa pasien ke rumah sakit terdekat.

4. Demam dan Muntah

Kondisi lain yang juga wajib jadi perhatian dan pertimbangan utama adalah demam dan muntah. Ketika demam yang dialami tak kunjung turun dan disertai dengan muntah berkelanjutan, maka itu tanda pasien harus segera dibawa ke rumah sakit.

Itulah beberapa ciri-ciri pasien Covid-19 yang harus ke RS di atas semoga bisa membantu Anda memonitor orang-orang yang tengah melakukan isolasi mandiri. Dengan semakin banyak orang paham akan hal ini, maka semakin banyak pula nyawa yang bisa terselamatkan. Semoga berguna, dan tetap terapkan protokol kesehatan setiap saat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Petugas Kremasi 6 Jenazah Covid-19 Sehari: Kami Hampir Tidak Istirahat

Cerita Petugas Kremasi 6 Jenazah Covid-19 Sehari: Kami Hampir Tidak Istirahat

Batam | Senin, 26 Juli 2021 | 14:34 WIB

Mahal Banget! Biaya Pemakaman Pasien Covid-19 di Cilegon Rp4 Juta

Mahal Banget! Biaya Pemakaman Pasien Covid-19 di Cilegon Rp4 Juta

Banten | Senin, 26 Juli 2021 | 14:29 WIB

69 Pasien Covid-19 di Palangka Raya Dinyatakan Sembuh

69 Pasien Covid-19 di Palangka Raya Dinyatakan Sembuh

Kaltim | Senin, 26 Juli 2021 | 14:29 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×