alexametrics

Pasangan Tidak Menjaga Kebersihan Gigi? Berciuman Bisa Sebabkan Masalah

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Pasangan Tidak Menjaga Kebersihan Gigi? Berciuman Bisa Sebabkan Masalah
Pasangan pakai masker. (Elements Envanto)

Berciuman disebut bisa memicu berbagai risiko kesehatan gigi dan mulut jika pasangan Anda tidak merawat area tersebut.

Suara.com - Kebersihan gigi yang buruk dapat menyebabkan penumpukan plak, penyakit gusi, dan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Jika Anda berciuman dengan pasangan yang memiliki masalah kebersihan gigi dan bertukar air liur, maka ia berisiko mentransfer masalah gigi tersebut.

"Saliva tidak hanya membuat mulut kita lembap, tetapi juga merupakan media yang bagus bagi bakteri mulut untuk hidup dan berkembang biak," kata Dr. Tina Saw, dokter gigi kosmetik dan pendiri Oral Genome pada Insider.

"Berciuman selama 10 detik dapat menukar sekitar 80 juta bakteri dan mikroorganisme," imbuhnya. 

Melansir dari Insider, mencium seseorang dengan kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat memberi Anda lebih banyak penumpukan plak dan membuat Anda terpapar bakteri jahat dari waktu ke waktu.

Baca Juga: 5 Cara Memutihkan Gigi yang Bisa Dilakukan di Rumah

Meskipun memiliki bakteri baik itu normal, mencium seseorang dengan bakteri jahat di mulutnya dapat memengaruhi kebersihan gigi Anda sendiri.

"Kebersihan gigi yang buruk dan banyak penumpukan plak dan karang gigi mengandung bakteri yang terus berkembang biak," kata Saw kepada Insider

"Bakteri jahat ini kemudian ditransfer saat berciuman, menempatkan pasangan pada risiko masalah gigi," imbuhnya.


Bakteri ini dapat menyebabkan bau mulut, penyakit gusi, dan peningkatan pembentukan plak jika Anda tidak rajin merawat gigi.

"Tidak ada cara untuk tidak bertukar bakteri saat Anda mencium pasangan Anda, tetapi ada cara untuk mengendalikan bakteri," ujar Saw.

Baca Juga: Tanpa Obat, Ini 4 Cara Mengurangi Sakit Gigi

"Ini dimulai dengan kebersihan gigi yang baik, yang meliputi menyikat setidaknya dua kali sehari, flossing, dan mengunjungi dokter gigi Anda setidaknya dua kali setahun untuk pemeriksaan dan pembersihan," imbuhnya.

Berbicara dengan pasangan Anda tentang kebersihan gigi bisa menjadi topik yang sensitif, jadi dekati masalah dengan kepekaan.

"Bicaralah dengan lembut dan bantu mengembangkan rencana kebiasaan kebersihan mulut yang baik. Dorong mereka untuk makan sehat, berolahraga, dan menyikat gigi dengan Anda," kata Saw.

Komentar